Stroke… mendengar namanya saja pasti yang terlintas dalam benak kita adalah laki-laki berusia tua yang tiba-tiba berbicara cadel dan lemah pada salah satu sisi tubuhnya.

Memang, stroke lebih sering diderita oleh laki-laki, namun bila stroke mengenai wanita akan lebih berbahaya karena komplikasinya lebih tinggi. Mengapa bisa begitu? Mari simak sampai habis.
Mengapa komplikasi gejala stroke ringan pada wanita lebih berbahaya?
Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu sehingga menyebabkan otak kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkannya. Akhirnya, karena asupan ini tidak tercukupi, sel otak akan mati.
Gejala stroke sendiri dibagi menjagi 2 macam yaitu stroke ringan (stroke iskemik) dan stroke berat (stroke hemoragik atau perdarahan).
Baik pria maupun wanita, stroke ringan dapat menyebabkan komplikasi serius. Namun wanita cenderung mengalami komplikasi lebih serius bila mengalamai stroke dibandingkan pria. Mengapa?
Jawabannya adalah karena gejala stroke ringan pada wanita tidak khas seperti pada pria.
Gejala stroke ringan pada wanita dapat hanya berupa cegukan dan nyeri dada. Selain itu gejala stroke ringan pada wanita dapat juga berupa pusing, sakit kepala, dan rasa kebas di sekujur tubuh yang lebih parah pada satu sisi.
Tidak khas banget kan? Ketika seorang wanita mengalami cegukan, nyeri dada, dan sakit kepala, tidak akan terlintas dalam benak mereka bahwa mereka mengalami stroke.
Tidak heran bila seringkali wanita yang mengalami stroke terlambat mendapat penanganan yang tepat karena gejala awal stroke yang tidak khas ini.
Selain itu, wanita banyak yang tidak menyadari apa yang menyebabkan mereka rentan terkena stroke sehingga seringkali tidak mengkonsultasikannya kepada dokter untuk mengurangi faktor resiko tersebut.
Selain penyebab stroke pada umumnya seperti merokok, kencing manis, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi, wanita memiliki tambahan penyebab stroke yang tidak dimiliki pria seperti:
- Kehamilan
- Sakit kepala migren
- Mengkonsumsi pil KB
- Mendapat terapi hormonal
Oleh karena itu bila kamu termasuk wanita yang memiliki faktor resiko seperti disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter ya apa saja yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan resiko stroke.
