Benjolan-benjolan kecil yang muncul di kulit atau bruntusan merupakan kondisi yang tidak berbahaya. Namun, apabila bruntusan ini muncul di daerah wajah tentunya akan menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman karena mengganggu penampilan. Oleh karena itu, lakukan cara menghilangkan bruntusan yang sesuai dengan penyebabnya.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk menghilangkan bruntusan di wajah, baik secara alami maupun dengan perawatan dari dokter. Namun, satu hal yang pasti yaitu untuk menghilangkan bruntusan di wajah penyebab dari bruntusan harus diketauhi terlebih dahulu. Berikut beberapa penyebab bruntusan dan cara menghilangkan bruntusan pada wajah:
Ini penyebab dan cara menghilangkan bruntusan yang tepat
- Jerawat pada wajah yang berukuran kecil dapat nampak sebagai bruntusan. Berbagai pemicu timbulnya jerawat seperti faktor hormonal, stress, dan hingga kebersihan kulit wajah. Untuk menghilangkan bruntusan akibat jerawat dapat digunakan produk kecantikan yang mengandung benzoil peroksida, asam salisilat, retinol, dan resorsinol. Bahan-bahan alami seperti lidah buaya, cuka apel, tea tree oil, dan jus lemon dapat digunakan sebagai bahan alternative. Apabila produk-produk tersebut tidak dapat mengatasi bruntusan akibat jerawat anda harus berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
- Milia merupakan benjolan-benjolan kecil di kulit berkelompok yang berwarna putih atau kuning dalam jumlah banyak dan nampak sebagai bruntusan. Bruntusan akibat milia dapat dihilangkan dengan menggunakan krim retinoid, menjalani chemical peeling, cryotheraphy, dan prosedur laser.
- Komedo putih atau white head adalah jerawat ringan yang dapat menimbulkan bruntusan. Untuk mengatasi komedo putih dapat dioleskan krim retinoid, menggunakan sunscreen, dan antibiotik bila sudah timbul tanda-tanda peradangan pada wajah.
- Dermatitis ditandai dengan kulit yang teriritasi, kemerahan, gatal, dan bengkak. Bruntusan akibat dermatitis dapat ditangani dengan mengoleskan krim yang mengandung steroid, tetap menjaga kelembapan kulit, melakukan kompres dengan handuk dingin pada kulit, berendam di air hangat, menghindari stress, dan tidak menggaruk area yang mengalami dermatitis.
- Polymorphic light eruption (PLE)merupakan benjolan kecil kemerahan akibat paparan sinar matahari yang berlebih. Hingga kini, tidak ada cara untuk menghilangkan bruntusan akibat PLE dan umumnya dalam 2 minggu gejala PLE akan sembuh dengan sendirinya. Namun, jangan khawatir gejala PLE dapat diredakan dengan menggunakan sunscreen dan obat krim steroid.
- Biang keringat merupakan penyebab bruntusan yang menimbulkan rasa gatal dan perih akibat tersumbatnya pori-pori kulit. Losion kalamin, lanolin anhydrous, atau mengoleskan steroid topikal dapat mengatasi bruntusan akibat biang keringat.
- Alergi dapat memicu timbulnya bruntusan pada wajah dan bruntusan akibat alergi dapat disebabkan oleh makanan, obat, hingga udara. Cara paling efektif adalah dengan menghindari penyebab dari alergi tersebut. Kompres dengan handuk dingin, mengoleskan losion kalamin, dan krim hidrokortison dapat meredakan gejala yang timbul akibat alergi.








