Beberapa Pilihan Untuk Mengatasi Gejala Wasir

Banyak orang, ketika mengalami rasa sakit dan iritasi di daerah anus kemudian berasumsi dirinya menderita wasir. Padahal kondisi lain seperti kutil kelamin yang tumbuh di anus, infeksi atau hanya luka kecil juga bisa menimbulkan rasa sakit di anus. Lantas bagaimanakah sebenarnya gejala wasir?

Gejala Wasir

Rasa gatal dan panas, perdarahan dari dubur dan benjolan yang sepertinya hilang-timbul saat buang air besar menjadi gejala wasir jenis internal. Penderita wasir jenis ini mengalami peradangan dan pembengkakan pembuluh darah di dalam rectum.

Pada tingkat ringan, gejala wasir internal tidaklah menimbulkan rasa sakit yang mengganggu. Keluhan yang sering dirasakan sangat mengganggu biasanya merupakan gejala wasir eksternal, berupa nyeri, gatal pedih, perdarahan dan benjolan yang terlihat dan teraba di anus.

Pengobatan wasir akan tergantung dari gejalanya. Gejala wasir ringan atau perdarahan dari dubur yang terjadi sesekali umumnya masih bisa diatasi dengan perubahan pola makan, utamanya dengan meningkatkan asupan serat lewat konsumsi sayuran dan buah-buahan, serta banyak minum air putih.

Asupan serat dan cairan akan mencegah konstipasi dan membuat feses lebih lunak, sehingga tidak perlu mengejan saat buang air besar yang menjadi salah satu penyebab timbulnya wasir.

Untuk mengatasi rasa sakit dan gatal yang timbul saat wasir kambuh, biasanya obat-obatan oral serta salep wasir yang dijual bebas bisa sangat membantu. Jika wasir sering kambuh dan ukuran pembengkakannya belum terlalu besar, ada pilihan metode rubber-band ligation untuk mengatasinya.

Prosedurnya cukup simple, yaitu dengan mengikat pangkal pembuluh darah yang membengkak untuk memutus aliran darah. Dengan demikian pembengkakan akan berkurang, jaringan mati kemudian copot sendiri.

Tidak ada waktu yang pasti mengenai berapa lama keluhan yang ditimbulkan oleh gejala wasir akan dirasakan. Wasir yang ringan bisa menghilang dalam beberapa hari tanpa pengobatan, tetapi wasir eksternal yang ukurannya sudah besar bisa jadi butuh waktu cukup lama untuk sembuh dan untuk beberapa waktu akan menimbulkan nyeri yang signifikan serta mengganggu aktivitas sehari-hari.

Faktor risiko terjadinya wasir yang parah dan kronis antara lain:

  • Kehamilan dengan ukuran yang besar sehingga menekan pembuluh darah di anus
  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan
  • Mengalami konstipasi kronis
  • Mengalami diare kronis
  • Kebiasaan ‘menongkrong’ lama di toilet
  • Terlalu sering menggunakan laksatif

Sebagian besar gejala wasir yang dialami penderitanya tidaklah parah atau berbahaya tetapi memang menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Perubahan kebiasaan buang air besar dan perubahan pola makan pun biasanya cukup untuk mengatasi gejala wasir dan mencegah kekambuhan.  Jika gejala wasir dirasa amat parah dan sangat mengganggu, mungkin operasi bisa menjadi solusinya. Prosedur yang disebut hemorrhoidectomy tersebut bisa dilakukan tanpa perlu rawat inap.

Tak Mau Menderita Rabun Senja? Konsumsi Vitamin Ini

Mencukupi kebutuhan vitamin adalah salah satu kunci untuk mencegah masalah penglihatan seperti rabun senja. Hayo, waktu di SD dulu apa vitamin yang kerap disebut bermanfaat untuk mata? Vitamin A, kan? Nah, ternyata bukan hanya vitamin A saja, ada banyak vitamin lain yang juga tak kalah penting untuk mata!

Rabun Senja

Siapa sih, yang tidak ingin mata yang sehat? Bahkan kalau bisa, jauh-jauh deh dari masalah gangguan penglihatan! Itulah mengapa, mencegah lebih baik ketimbang mengobati.

Selagi mata masih sehat, tak ada salahnya merawat jendela dunia ini dengan memberi cukup asupan vitamin.

Vitamin yang baik untuk mata

Ada banyak vitamin yang bermanfaat untuk penglihatan. Sumber vitamin ini pun mudaaah sekali ditemukan di sekitar kita. Apa saja, ya?

  • Vitamin A

Yang pertama tentu saja vitamin A, salah satu kunci menjaga kesehatan mata. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin A dari makanan hewani maupun nabati.

Contohnya adalah daging sapi, keju, dan susu untuk makanan hewani. Sementara dari tumbuhan, vitamin A bisa ditemukan di wortel, bayam, ubi jalar, telur rebus, keju, hati sapi, hati kambing, dan juga mentega.

  • Vitamin C

Jenis vitamin antioksidan ini rupanya juga bagus loooh untuk mata! Selain memelihara jaringan ikat tubuh, vitamin C juga menjaga kolagen pada kornea mata. Semakin tercukupi vitamin C seseorang, semakin kecil kemungkinan mengidap katarak atau degenerasi macula.

Dapatkan sumber vitamin C dari makanan-makanan seperti jeruk, tomat, paprika, kentang, stroberi. Oh yaa, sayuran berdaun hijau juga kaya vitamin C!

  • Vitamin E

Lagi-lagi antioksidan. Kali ini adalah vitamin E yang mencegah katarak dan penurunan fungsi mata. Sumber terbaik vitamin E bisa dari ikan kakap, ikan kembung, alpukat, bayam, sereal gandum, dan kacang tanah. Mudah kaan ditemukan di sekitar kita?

  • Vitamin B2

Vitamin selanjutnya adalah vitamin B2 yang juga bisa menangkal kerusakan akibat radikal bebas. Tak hanya itu, vitamin B2 juga berjasa mencegah terjadinya katarak!

Asupan vitamin B2 bisa diperoleh dari alpukat, telur, kacang polong, jamur, dan ubi jalar. Olahan susu seperti yogurt juga bermanfaat loh! Kemudian dari protein hewani bisa dari ikan, daging sapi, dan juga ayam. Bagaimana? Sekarang saatnya memenuhi dan memilih asupan makanan Anda dengan yang kaya vitamin. Semakin sehat mata, semakin produktif pula seseorang, kaaan?

Kanker Darah Sering Menyerang Anak

Kanker adalah salah satu penyakit paling mematikan yang obatnya belum ditemukan secara komplet. Lantaran berbahaya, banyak negara yang menjadikan kanker sebagai penyakit prioritas yang harus ditangani. Bahkan, kanker darah menjadi jenis kanker yang sering dialami anak-anak.

Tak cuma orang dewasa, anak-anak pun riskan terjangkit kanker. Jenis kanker yang berkembang pada anak-anak pun berbeda dari orang dewasa. Pada anak, faktor gaya hidup atau risiko lingkungan tidak berperan. Kanker anak biasanya disebabkan perubahan asam deoksiribonukleat (DNA) dalam sel. Walhasil kanker menjadi penyebab kematian nomor dua pada anak-anak di bawah 15 tahun, setelah kecelakaan.

Kanker darah, jenis kanker yang kerap menyerang anak

Yang lebih memprihatinkan adalah kanker pada anak-anak sulit dikenali. Sebab, benjolan dan memar yang menjadi tanda awal kanker kerap tersamar dengan penyakit umum. Anak-anak pun seringkali kesulitan menjelaskan apa yang terjadi pada tubuhnya, atau sejak kapan perubahan pada tubuhnya terjadi. Sehingga banyak yang menganggap gejala kanker sebagai penyakit lain.

Agar Anda lebih waspada, berikut ini lima jenis kanker yang sering menyerang anak-anak dan gejalanya.

  1. Kanker darah atau Leukemia Limfoblastik Akut (ALL). Ini adalah jenis kanker anak yang paling umum. ALL atau kelainan pada sel darah menyumbang 34 persen dari semua kanker pada anak-anak. Kanker darah ini biasanya terjadi antara usia 2 dan 4, dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Leukemia dimulai pada sumsum tulang dan menyebar ke darah, dan kemudian dapat menyebar ke organ tubuh lainnya.  

Gejala:

  • Nyeri tulang dan sendi.
  •  Sering merasa kelelahan.
  • Demam tinggi.
  • Penurunan berat badan secara dratis.

  • Tumor Otak. Tumor otak dan tumor sistem saraf lainnya mengambil porsi 27 persen dari total kanker anak-anak. Sebagian besar tumor otak pada anak-anak dimulai di bagian bawah otak, seperti otak kecil atau batang otak.  

Gejala:

  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Ada masalah keseimbangan gerak tubuh.
  • Ada aasalah penglihatan, pendengaran atau bicara.
  • Sering muntah.
  • Neuroblastoma. Neuroblastoma atau kanker sel saraf muncul pada sel-sel saraf yang belum matang pada bayi dan anak kecil, terutama anak-anak di bawah 5 tahun. Penyakit ini sering dimulai pada kelenjar adrenal dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita.

Gejala:

  • Gangguan kemampuan berjalan.
  • Perubahan pada mata (lebih menonjol, ada lingkaran hitam, kelopak mata murung).
  • Rasa nyeri di beberapa bagian tubuh.
  • Diare.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Tumor Wilms. Kanker pada ginjal ini merupakan jenis yang paling umum pada anak. Tumor Wilms biasanya hanya terbentuk dalam satu ginjal, tetapi kadang-kadang keduanya. Kanker ini menyumbang sekitar 5 persen dari semua kanker anak. Penyakit ini ditemukan pada anak-anak 3-4 tahun. Ada sekitar 500 kasus baru di Amerika Serikat dalam setahun dan 9 dari 10 anak sembuh.

Gejala:

  • Pembengkakan atau benjolan di perut.
  • Demam dan mual.
  • Rasa sakit di beberapa bagian badan.
  • Nafsu makan buruk.
  • Limfoma. Limfoma dimulai pada sel-sel tertentu dari sistem kekebalan tubuj yang disebut limfosit. Kanker ini mempengaruhi kelenjar getah bening dan jaringan lain seperti amandel atau timus serta mempengaruhi sumsum tulang dan organ-organ lain.  Ada dua jenis limfoma yakni limfoma Hodgkin yang jarang terjadi pada anak di bawah 5 tahun dan limfoma non-hodgkin pada anak-anak yang lebih muda.

Gejala limfoma:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan.
  • Penurunan berat badan dan demam.
  • Keringat berlebihan dan merasa lemas.

Jumlah penderita kanker terus meningkat secara signifikan. Berdasarkan laporan International Agency for Research on Cancer (IARC), Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memperkirakan pada 2018 ada 18,1 juta kasus kanker baru dan mengakibatkan 9,6 juta kematian. WHO pun memprediksi kanker sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia pada akhir abad ini. Kanker pun dianggap sebagai penghalang terbesar angka harapan hidup manusia. Dalam risetnya, para peneliti IARC menganalisis data 36 jenis kanker dari 185 negara di dunia. Hasilnya, mereka menyimpulkan satu dari lima pria dan satu dari enam wanita bakal mengalami kanker. Sebanyak satu dari delapan pria dan satu dari 11 wanita akan meninggal karena kanker.

Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasi Rasa Gatal pada Kulit

Banyak penyebab mengapa rasa gatal pada kulit bisa muncul secara tiba-tiba dan tak terkendali. Jika bekas gigitan nyamuk biasanya menimbulkan bentol tetapi rasa gatal yang ditimbulkan cenderung dapat pergi dengan cepat, lain halnya dengan rasa gatal lainnya yang terkadang tak terkendali.

Gatal pada kulit


Rasa gatal tak tertahankan memang menyebalkan. Apa saja penyebab gatal pada kulit dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya berikut.
7 Penyebab gatal pada kulit dan cara mengatasinya
Berikut adalah 7 penyebab gatal pada kulit dan bagaimana cara untuk mengatasinya:
● Kulit kering. Kamu bisa mengatasi kulit kering dengan jangan terlalu sering menggunakan air panas saat mandi karena dapat menghilangkan minyak alami yang ada pada kulit dan menggunakan pelembab setelah mandi.
● Gigitan serangga, misalnya kutu kasur. Tidak seperti gigitan nyamuk yang akan terlihat jelas dan rasa gatalnya dapat hilang dengan cepat, lain halnya dengan kutu kasur. Jika digigit kutu kasur, sebaiknya segera basuh gigitan tersebut dengan sabun dan air dan oleskan krim kortikosteroid ke bekas gigitan.
● Masalah kondisi kulit gatal, seperti cacar air, dermatitis atopik, psoriasis dan yang lainnya. Untuk menyembuhkannya, pertama kamu harus mengetahui kondisi kulit yang mana yang kamu sedang alami. Cara yang tepat untuk mendapat diagnosis yang sesuai adalah dengan mengunjungi dokter kulit yang bersertifikat.
● Kanker kulit. Perubahan pada kulit yang disebabkan kanker kulit dapat menimbulkan rasa gatal. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kulit bersertifikat untuk mengetahui apakah kamu terserang kanker kulit atau tidak. Jika memang terkena kanker kulit, sebaiknya segera diobati dan ditangani dokter.
● Reaksi kulit yang mengalami alergi. Kalau kamu memiliki alergi terhadap sesuatu, sebaiknya berhentilah memegang atau menggunakan sesuatu yang dapat memicu alergimu itu.
● Kamu sudah berusia lanjut. Lansia sering mengalami gatal gatal karena kulitnya semakin tipis dan kelembabannya mulai berkurang. Kulit kering inilah yang umumnya menyebabkan lansia sering merasa gatal gatal. Jika rasa gatal disebabkan oleh kulit kering, dokter kulit biasanya akan menyarankan kamu untuk menggunakan pelembab.
● Pengaruh penggunaan obat-obatan tertentu. Obat tertentu memiliki efek samping dapat memicu timbulnya rasa gatal pada kulit. Untuk mengatasinya, sebaiknya tanyakan pada dokter apakah obat yang diresepkan memiliki efek samping seperti gatal. Jika iya, dokter biasanya akan memberi tips yang dapat membantu mengurangi rasa gatal dan kamu tetap dapat menjalankan pengobatan.
Kalau kamu sudah mengikuti cara-cara di atas tetapi rasa gatal pada kulit tak juga sembuh, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kulit ya.

Benarkah Sipilis Disebabkan oleh Bakteri?

Kurang lebih dalam 10 tahun terakhir, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mencatat peningkatan kasus sipilis pada kaum pria. Sekitar 60% kasus sipilis ini terjadi pada pria yang aktif secara seksual, baik dengan lawan maupun sesama jenis. Yuk, simak artikel berikut ini untuk mengetahui, apakah sebenarnya itu sipilis dan apa bahaya dari sipilis.

Sipilis
Sipilis

Seperti apa gejala sipilis?

Sipilis merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual. Bakteri penyebab sipilis, Treponema pallidum ditularkan melalui kontak seksual dan dapat ditularkan secara vertical, dari ibu yang mengandung ke janin yang dikandungnya. Pada penularan vertikal sipilis dapat terjadi risiko kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan lahir rendah.

Tidak didapatkan gejala yang cukup berbeda pada wanita atau pria yang terinfeksi sipilis. Namun, sipilis lebih sering ditemukan pada pria dibandingkan wanita. Keunikan dari sipilis adalah penyakit ini dibagi menjadi beberapa fase sesuai gejala yang dialami penderitanya yang diuraikan seperti di bawah ini.

  • Sipilis primer. Pada tahap ini terjadi luka di titik penularan seperti di daerah penis, vagina, anus, dan bibir. Luka ini berbentuk melingkar dan tidak menimbulkan rasa nyeri.
  • Sipilis sekunder. Pada tahap ini luka yang awalnya tidak terasa nyeri menjadi semakin parah. Dapat ditemukan ruam pada kulit, pembengkakan kelenjar getah bening, rambut rontok, nyeri kepala, berat badan turun, dan demam. Namun, pada beberapa orang dapat mengalami sipilis sekunder dengan gejala yang lebih ringan.
  • Sipilis laten. Pada tahap sipilis laten tidak ditemukan gejala yang khas dari infeksi sipilis. Oleh karena itu sipilis laten sering tidak disadari oleh penderitanya dan disebut sebagai hidden stage. Sipilis laten dapat bertahan selama beberapa tahun jika tidak diobati.
  • Sipilis tertier. Pada tahap ini sudah terjadi komplikasi dari sipilis. Beberapa komplikasi dapat terjadi dan menyerang organ jantung, otak, dan organ tubuh lain.

Apakah sipilis dapat dicegah atau disembuhkan? Tentunya dengan tidak melakukan hubungan seksual, tidak berganti pasangan, tidak bergantian menggunakan alat bantu seks, dan menggunakan pengaman dapat mencegah penularan sifilis. Untungnya, sifilis dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotik. Pemeriksaan laboratorium perlu dilakukan untuk memastikan sifilis benar-benar hilang setelah pemberian antibiotik.

Masalah Prostat Berdampak pada Fungsi Vesikula Seminalis

Kata prostat selalu identik dengan pria. Tahukah kamu bahwa kesehatan prostat turut andil dalam kesehatan dan fungsi vesikula seminalis?

Vesikula Seminalis

Vesikula seminalis itu barang apa? Dan apa hubungannya dengan prostat? Pasti bertanya-tanya kan? Yuk simak artikel berikut biar ga bingung lagi.

Apa itu vesikula seminalis?

Vesikula seminalis adalah salah satu organ penentu kesuburan pria. Bentuk vesikula seminalis menyerupai kantung sepasang yang terdapat dalam sistem reproduksi pria.

Letak vesikula seminalis bertetangga dengan prostat dan kantung kencing.  Vesikula seminalis menghasilkan cairan yang merupakan komponen penting cairan mani sehingga menentukan subur tidaknya seorang pria.

Salah satu komponen vesikula seminalis adalah menghasilkan zat gula yang penting untuk menutrisi sperma.

Selain itu, cairan yang dihasilkan vesikula seminalis juga bersifat kental sehingga membuat sperma dapat menempel dan bertahan lebih lama di sistem reproduksi wanita.

Cairan dari vesikula seminalis juga mengandung fosfor dan kalium yang membantu pergerakan sperma lebih gesit sehingga dapat bertemu dengan sel telur wanita agar terjadi pembuahan.

Inilah segudang fungsi vesikula seminalis. Tidak heran bila terjadi masalah pada vesikula seminalis akan mengganggu kesuburan pria.

Masalah yang dapat terjadi pada vesikula seminalis antara lain infeksi dan abses, kista, batu, sampai kanker vesikula seminalis.

Kaitan gangguan prostat dengan vesikula seminalis

Seperti disebutkan di atas, letak prostat dan vesikula seminalis saling berdekatan. Oleh karena itu logikanya bila terjadi masalah pada prostat akan sangat mudah mempengaruhi vesikula seminalis.

Kanker prostat adalah masalah jenis kanker yang paling sering diderita kaum pria. Kondisi ini biasanya berkembang secara lambat dan seringnya tidak menyebabkan kondisi yang terlalu berbahaya.

Namun, pada kasus tertentu kanker prostat dapat berkembang cepat dan menyebar ke organ sekelilingnya. Karena letaknya yang berdekatan, kanker prostat dapat menyebar ke vesikula seminalis.

Tanda-tanda kanker prostat yang harus diwaspadai diantaranya : masalah saat pipis, aliran pipis tidak lancar, ditemukan darah pada cairan mani, sering nyeri pada area panggul bawah, dan gangguan ereksi. Inilah mengapa masalah prostat dapat menimbulkan masalah pada vesikula seminalis yang akhirnya menyebabkan kemandulan. Bila mengalami gejala-gejala seperti di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter Anda.

Apakah Sindrom Asperger termasuk Autisme?

Tahun lalu, penyanyi Robbie Williams membuat kabar mengejutkan dengan mengaku sebagai pengidap sindrom Asperger. Pengakuan ini membuat banyak penggemarnya bertanya, apakah Asperger Syndrome itu? Adakah hubungannya dengan autisme?

Autisme
Autisme

Diambil dari nama dokter anak yang pertama kali mengidentifikasi ini, yaitu Hans Asperger dari Austria pada 1944, sindrom ini merupakan kelainan pertumbuhan karakter anak, yang terlihat dari kesulitan anak berinteraksi sosial dan berkomunikasi nonverbal, serta memiliki ketertarikan pada pola yang berulang. Sindrom ini membuat anak tersebut kesulitan berinteraksi dengan lingkungannya. Biasanya, anak dengan Asperger juga cenderung ceroboh secara fisik, seperti sering menjatuhkan benda yang dipegang atau menumpahkan minuman.

Sindrom Asperger dan autisme

Lebih dikenal hanya dengan Asperger, sindrom ini tergolong autisme spectrum disorder (ASD) tingkat rendah. Anak dengan Asperger bisa dibedakan dengan anak dengan autisme lain lewat tingkat kecerdasan dan penguasaan bahasa yang relatif lebih tinggi. Kemampuan bahasa dan inteligensi yang relatif normal itu kerap membuat gejala asperger sulit terdeteksi. Perlu pengamatan jeli orang tua untuk mendapati gejala anak dengan asperger, yang bisa didapati mulai anak berumur dua tahun.

Kesulitan anak berinteraksi secara sosial dapat dilihat dengan ketiadaan kontak mata saat berbicara, canggung di tengah orang banyak, gugup saat berbicara, sulit merespon pertanyaan. Tanda lain yang bisa orang tua curigai adalah anak hanya menunjukkan emosi. Misalnya cuma tersenyum pada situasi yang membuat anak-anak seumurnya tertawa, serta nada bicara yang terus menerus datar.

Mengidentifikasi anak dengan asperger juga bisa dilihat dari perangainya. Mereka memiliki ketertarikan yang terbatas. Namun, begitu suka akan satu hal, dia akan terus mengulang kesukaannya itu. Mereka menyukai gerakan repetitif. Anak dengan asperger juga cenderung hipersensitif, misalnya terhadap cahaya, suara, rasa, dan lainnya.

Jika orang tua mendapati serangkaian gejala itu, sebaiknya memeriksakan anak ke psikolog. Kalau terbukti positif, perawatan bisa dilakukan dengan pelatihan keterampilan sosial, misalnya berinteraksi dengan orang lain dan mengekspresikan diri dengan lebih tepat. Terapi bicara yang biasa diterapkan pada anak dengan autisme lebih difokuskan pada peningkatan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain, termasuk kontak mata dan mengontrol volume suara. Sindrom ini biasanya tidak membutuhkan obat. Namun, pada kondisi tertentu, dokter dapat memberi resep antipsikotik dan obat stimulan. Meski tergolong kelainan pertumbuhan, sindrom asperger membuat anak memiliki kelebihan dibanding sebayanya. Misalnya, memiliki fokus dan ketekunan tinggi, berbakat dalam mengenali pola, dan memiliki perhatian yang tinggi terhadap detail.

Manfaat Lisinopril Bagi Penderita Gagal Jantung

Lisinopril, yang termasuk ke dalam obat hipertensi golongan ACE-inhibitor, memiliki efek yang lebih luas pada kasus gagal jantung.

Lisinopril
Lisinopril

Gagal jantung adalah suatu kondisi kronik di mana otot jantung tidak dapat lagi memompa darah dengan efektif sehingga sel-sel tubuh tidak mendapat oksigen dan nutrisi dalam jumlah yang cukup.

Lambat laun gagal jantung dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk beraktivitas. Di tahap awal, saat otot jantung masih dapat mengompensasi, mungkin tidak ada gejala yang dirasakan. Jika kondisi gagal jantung semakin berat, hambatan dalam beraktivitas ringan mulai terjadi. Misalnya, rasa mudah lelah, berdebar-debar, sesak jika berjalan atau menaiki tangga. Dan jika terus bertambah berat, gejala dapat tetap dirasakan dalam kondisi istirahat atau terjadi terus-menerus.

Lisinopril adalah obat hipertensi. Kerjanya menghambat zat dalam tubuh yang menyebabkan pembuluh darah untuk menyempit. Lisinopril membuat pembuluh darah relaksasi, menurunkan tekanan darah, dan akhirnya memperbaiki aliran darah dan oksigen ke jantung.

Pada pasien gagal jantung, selain menurunkan tekanan darah, lisinopril bekerja juga dengan mencegah tertahannya natrium dalam tubuh. Semakin banyak natrium dalam darah, cairan tubuh semakin mudah tertahan, sehingga menyebabkan tekanan darah meningkat dan memperberat kerja otot jantung. Jadi lisinopril dapat mengurangi beban kerja otot jantung pada pasien gagal jantung, sehingga dapat bekerja dengan lebih efisien.

Studi terhadap obat golongan ACE inhibitor (termasuk di dalamnya lisinopril) sebagai terapi gagal jantung menunjukkan bahwa obat golongan ini menurunkan lamanya perawatan di rumah sakit, memperlama ketahanan hidup, serta menurunkan risiko serangan jantung. Selain itu, juga dapat mengurangi gejala gagal jantung, seperti sesak napas dan kelelahan.

Pada umumnya, pengobatan gagal jantung menggunakan obat lisinopril dimulai dengan dosis terkecil, dan kemudian dosis ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya efek samping akibat obat, misalnya tekanan darah yang turun terlalu cepat. Perlu diingat kondisi tiap orang berbeda-beda, jadi jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Kenali Daur Hidup Cacing Pita, untuk Hindari Infeksinya

Tidak seperti infeksi cacing pada umumnya yang terjadi pada anak-anak, infeksi cacing pita dapat menyerang siapa saja termasuk orang dewasa. Untuk dapat mencegah infeksi cacing pita kita harus mengetauhi bagaimana cacing pita itu ditularkan serta mengetauhi siklus hidup cacing pita tersebut. Yuk, simak artikel di bawah ini untuk dapat mencegah infeksi cacing pita.

Daur Hidup Cacing Pipa
Daur Hidup Cacing Pipa

Seperti Ini Ternyata, Daur Hidup Cacing Pita

Cacing pita (tapeworm) merupakan parasit yang dapat hidup di tumbuhan atau binatang berbentuk pipih. Namun, pada umumnya cacing pita hidup di dalam usus binatang ternak, seperti sapi atau babi.

Didapatkan enam jenis cacing pita yang dapat menyebabkan tapeworm infection. Taenia saginanta merupakan infeksi cacing pita yang berasal dari sapi, Taenia solium merupakan infeksi cacing pita yang berasal dari babi, dan Diphyllobothrium latum merupakan infeksi cacing pita yang ditularkan oleh ikan.

Seringkali infeksi cacing pita tidak menimbulkan gejala, pasien hanya merasakan gerakan cacing pita di dalam perut atau tidak sengaja menemukan cacing pita di dalam tinja. Gejala yang mungkin dapat dirasakan pada infeksi cacing pita adalah diare, nyeri perut, lapar, menurunnya nafsu makan, mual, dan kekurangan vitamin dan mineral.

Bagaimana infeksi cacing pita bisa terjadi?

Telur dan larva cacing pita yang dikeluarkan orang yang terinfeksi dapat bertahan hingga berhari-hari hingga beberapa bulan dan mengkontaminasi air atau makanan hewan. Apabila hewan menelan telur dan larva secara tidak sengaja, cacing dapat menetas dan berpindah ke otot hewan dan menimbulkan kista. Kista ini secara tidak sengaja dikonsumsi manusia apabila memakan daging yang masih mentah atau tidak matang.

Apakah infeksi cacing pita berbahaya?

Meskipun nampak ringan, sebenarnya terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan infeksi cacing pita menjadi sangat berbahaya. Infeksi cacing pita dapat menghalangi makanan yang masuk ke usus dan menyebabkan beberapa komplikasi.

Komplikasi infeksi cacing pita yang berasal dari babi dapat merusak mata, jantung, otak, dan hati. Hal ini disebabkan larva cacing pita dapat berpindah ke organ tubuh bagian lain.

Terdapat suatu kondisi di mana terjadi perpindahan larva dari sistem pencernaan ke bagian tubuh lain yang menimbulkan kista atau luka yang disebut sebagai cysitcercosis. Apabila kista atau luka terjadi di daerah saraf atau otak maka penderita dapat mengalami masalah seperti gangguan penglihatan, kejang, kebingungan, meningitis, dan nyeri kepala. Untuk mencegah infeksi cacing pita kamu dapat menjaga kebersihan seperti mencuci tangan sebelum makan dan memasak. Selalu masak sayuran dan daging hingga matang dan apabila ingin menyimpan daging, simpan daging di dalam lemari pembeku selama tujuh sampai 10 hari pada suhu -35°C untuk dapat membunuh telur dan larva cacing pita.

Bayi Kuning karena ASI, Haruskah Berhenti Menyusui?

Ibu mungkin merasa was-was ketika menemukan mata dan kulit bayi menjadi kuning di awal-awal kelahirannya. Tidak sedikit juga orang yang mungkin akan menyarankan ibu untuk berhenti menyusui karena air susu ibu (ASI) dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat bayi kuning

Bayi Kuning
Bayi Kuning

Pertama-tama, penting untuk diketahui bahwa kondisi kuning pada bayi mayoritas adalah kondisi yang normal ya, Bu. Hal ini disebabkan adanya kadar bilirubin yang tinggi dalam darah bayi.

Bilirubin adalah pigmen berwarna kuning yang merupakan hasil dari pemecahan sel darah merah. Pada bayi, kadar bilirubin yang normal adalah di bawah 15. Jika bilirubin berkisar antara 15-20 mg/dl atau lebih, segera periksakan bayi ke dokter.

Kuning pada bayi bisa disebabkan oleh adanya masalah kesehatan, tapi bisa juga berhubungan dengan ASI yang diterimanya. Dua kondisi bayi kuning yang berkaitan dengan menyusui adalah breastfeeding jaundice dan breastmilk jaundice.

Apa itu breastfeeding jaundice?

Breastfeeding jaundice adalah kondisi bayi kuning yang disebabkan kurangnya asupan ASI yang diterima oleh bayi. ASI berperan penting dalam meningkatkan pergerakan usus pada bayi sehingga membantu mengeluarkan bilirubin lewat feses atau urin bayi.

Saat bayi tidak menerima cukup ASI, maka bilirubin akan menumpuk di dalam tubuh dan terserap kembali dalam sirkulasi darah. Kondisi ini biasanya terjadi 3-4 hari setelah bayi lahir dan akan hilang jika bayi terus disusui dengan ASI yang cukup.

Bagaimana dengan breastmilk jaundice?

Ketika bayi minum cukup ASI, berat badan bagus, sering buang air kecil, feses berwarna kuning, terlihat aktif, lincah, responsif, tapi justru menguning saat usianya mencapai 7 hingga 21 hari, mungkin bayi ibu terkena breastmilk jaundice. Kondisi ini bisa berlangsung hingga usia bayi mencapai 2 atau 3 bulan.

Belum diketahui secara pasti mengenai penyebab breastmilk jaundice ini, tapi kalangan medis mencurigai kandungan Beta Glucuronidase pada ASI adalah penyebabnya. Zat tersebut disebut bisa menurunkan kemampuan liver bayi untuk mengatasi kadar bilirubin dalam tubuh.

Tetapi tidak perlu panik ya, Bu. Sama seperti breastfeeding jaundice, breastmilk jaundice ini juga normal terjadi pada bayi kok. Ibu juga tidak perlu berhenti meng-ASI-hi bayi, bahkan sangat dianjurkan untuk terus menyusui secara langsung.

Intinya, bayi kuning tetap harus mendapat asupan ASI yang cukup. Pastikan ia menerima ASI 8-12 kali sehari dan perlekatan mulut bayi benar saat menyusui agar ia dapat mengisap ASI dengan optimal.

Bila ibu mengalami masalah menyusui, segera konsultasikan dengan konselor laktasi terdekat.