Fakta Gegar Otak yang Penting untuk Kamu Ketahui

Gegar otak mungkin terdengar sebagai masalah kesehatan yang parah. Kamu bisa mengalami gegar otak ketika kecelakaan, terjatuh, berolahraga, maupun mengalami benturan fisik lainnya, terutama di area kepala.

Gegar Otak
Gegar Otak

Akan tetapi, gegar otak ternyata tidak semenyeramkan bayangan kamu. Kondisi ini tidak selalu menyebabkan amnesia alias hilang ingatan kok. Bahkan, gegar otak dikategorikan sebagai cedera otak ringan yang biasanya bisa sembuh seiring berjalannya waktu.

Fakta-fakta gegar otak

Berikut fakta-fakta lain yang perlu kamu ketahui tentang gegar otak.

1.      Memengaruhi tubuh secara keseluruhan

Pada dasarnya, otak merupakan pusat komando dari tubuh manusia. Ketika mengalami gegar, aliran listrik dari otak ke seluruh tubuh juga ikut terganggu.

Akibatnya, kamu akan mengalami beberapa gejala gegar otak, misalnya muntah, sakit kepala, dan linglung. Selain itu, refleks tubuh, kemampuan bicara, keseimbangan, hingga koordinasi otot kamu juga akan terganggu.

2.      Gegar otak bisa menyerang bayi dan anak-anak

Bayi dan anak-anak juga bisa mengalami gegar otak jika mengalami benturan di kepala. Pada mereka, gegar otak menyebabkan gejala seperti lebih sering menangis, pola makan dan tidur berubah, serta kehilangan ketertarikan untuk berinteraksi dengan lingkungan.

3.      Segera periksakan diri

Untuk memastikan tidak adanya komplikasi pada otak, segera periksakan diri ke rumah sakit sesaat setelah kepala mengalami cedera. Dokter akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan fisik, kemudian meminta kamu melakukan CT scan atau MRI. Jika kamu mengalami kejang, dokter akan melakukan pemeriksaan gelombang otak dengan alat khusus untuk melihat kondisi otak, dan ada atau tidaknya tanda-tanda yang serius.

4.      Bisa sembuh tanpa operasi

Gegar otak sangat mungkin disembuhkan tanpa harus naik meja operasi. Syaratnya, tidak ada komplikasi yang terjadi di otak, misalnya pendarahan, pembengkakan, hingga cedera serius lainnya.

5.      Jangan mengemudi dalam 24 jam

Untuk mempercepat penyembuhan, kamu sebaiknya tidak mengemudi dalam kurun 24 jam atau beberapa bulan ke depan (tergantung keparahan gegar otak). Banyaklah beristirahat, hindari olahraga berat, dan jangan konsumsi alkohol. Selalu utamakan keselamatan dalam berkendara, salah satunya dengan menggunakan sabuk pengaman. Saat berolahraga, gunakan juga alat pelindung seperti helm bila memungkinkan.

Mendengar Bisikan Gaib Bisa Jadi Pertanda Gangguan Jiwa Psikotik

Kamu mungkin akan tertawa ketika ada teman kamu yang mengaku bisa mendengar bisikan-bisikan gaib. Tetapi, tahukah kamu bahwa itu bisa menjadi pertanda serius? Ya, teman kamu mungkin tengah menderita gangguan mental psikotik yang harus segera ditangani oleh dokter jiwa.

Psikotik

Seseorang dikatakan menderita gangguan mental psikotik ketika tidak lagi bisa membedakan realita dan halusinasi. Tetapi, tidak semua orang yang suka berhalusinasi bisa dikategorikan sebagai penderita psikotik.

Bingung?

Untuk benar-benar memvonis seseorang mengidap gangguan mental ini, tentu kamu harus pergi ke dokter jiwa. Sebagai orang dengan kejiwaan yang lebih stabil, kamu wajib menjadi inisiator sekaligus pendampingnya untuk pergi ke dokter karena sangat jarang seorang penderita psikotik bisa mencari bantuan untuk menyembuhkan kondisinya seorang diri.

Meski demikian, kamu bisa mengenali gejala psikotik dari ciri-ciri berikut:

  • Menarik diri dari pergaulan sosial
  • Mood yang berubah-ubah
  • Tidak menunjukkan minat dengan hal-hal sekitar
  • Sulit menikmati momen
  • Mengalami kesulitan tidur
  • Sulit berprestasi di lingkungan tempatnya bersosialisasi

Gejala di atas kelihatannya bisa dialami oleh siapapun ya. Tetapi, orang dengan gangguan psikotik akan menunjukkan gejala itu secara konsisten dan cenderung paranoid dengan kondisi sekitarnya. Ia juga biasanya mengaku mendengar suara-suara yang tidak didengar oleh orang lain pada umumnya.

Jika kamu menemukan orang dengan gejala di atas, ajak dia untuk bertemu dengan dokter jiwa. Namun, gunakan pendekatan persuasif ya. Penderita gangguan psikotik biasanya bisa marah dan menolak segala bentuk pengobatan karena merasa dirinya baik-baik saja.

Bisakah gangguan psikotik disembuhkan?

Semakin cepat kamu menyadari ada yang tidak beres dengan kondisi mental si penderita psikotik, semakin mungkin ia disembuhkan. Tetapi, proses ini biasanya memakan waktu yang tidak sebentar sehingga butuh kesabaran dan dukungan dari semua pihak, terutama yang merupakan orang dekatnya.

Ketika kamu membawa penderita psikotik ke rumah sakit, dokter akan merekomendasikan terapi antipsikotik sebagai proses penyembuhan. Namun jika gejala psikotik tidak segera ditangani sehingga kondisi kejiwaannya sudah parah, maka memasukkan penderita psikotik ke rumah sakit jiwa bisa jadi alternatif yang dipilih. Semua langkah itu dilakukan untuk menekan gejala psikotik yang dialaminya. Jadi, percayakan semua kepada dokter ya.

Menghindari Infeksi dan Menjaga Fungsi Uretra Pada Perempuan

Pernah dengar istilah ureter atau uretra? Keduanya punya fungsi berbeda meskipun merupakan bagian dari sistem yang sama, yaitu sistem berkemih. Ureter berfungsi mengalirkan urine dari ginjal ke kandung kemih, sedangkan fungsi uretra adalah mengalirkan urine di kandung kemih ke luar tubuh.

Fungsi Uretra
Fungsi Uretra

Penyebab infeksi uretra

Uretra perempuan tidaklah panjang, yaitu hanya 4 cm. Letaknya sedikit di atas vagina dan tidak jauh dari area rektal sehingga mudah dimasuki bakteria dari kedua bagian tubuh tersebut yang kemudian menyebabkan infeksi. Uretra pada perempuan juga lebih mudah teriritasi, misalnya dari penggunaan sabun atau pembersih lain di area genital.

Pada perempuan yang sudah memasuki masa menopause, berkurangnya hormone estrogen membuat kandung kemih dan uretra lebih tipis dan agak kering sehingga lebih rentan terkena infeksi uretra (urethritis).

Gejala-gejala infeksi uretra pada perempuan mirip dengan infeksi saluran kemih, yaitu rasa sakit ketika berkemih, kebutuhan berkemih yang lebih sering, terasa tidak tuntas saat berkemih dan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Menjaga fungsi uretra tetap optimal

Karena keunikan uretra perempuan tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan uretra dan saluran kemih pada umumnya:

Menghindari pakaian ketat di sekitar area genital karena gesekan keras berulang-ulang berisiko menimbulkan iritasi di uretra.

Hindari pemakaian perawatan organ kewanitaan dengan bahan aktif yang bisa mengiritasi area vagina dan uretra.

Jaga kebersihan area genital, basuh dengan air bersih tiap kali selesai berkemih dan BAB. Untuk mengeringkan, gunakan tisu dari arah depan ke belakang untuk mencegah bakteri di area dubur dan vagina memasuki uretra.

Pilih celana dalam berbahan katun atau setidaknya celana dalam yang memiliki lapisan katun di bagian yang menutup selangkangan karena kain katun lebih mendukung sirkulasi udara sehingga area genital tidak terlalu lembap. Jangan lupa sering-sering mengganti celana dalam. Jangan berganti-ganti pasangan seksual serta gunakan kondom untuk melindungi diri dari infeksi menular seksual karena penyakit-penyakit menular seksual macam klamidia dan gonorrhea juga bisa menyebabkan infeksi pada uretra.

Kenali Berbagai Penyebab Stomatitis yang Dapat Menyerang Anda

Peradangan atau luka pada mulut yang dikenal dengan stomatitis. Luka ini dapat berukuran kecil maupun besar, berjumlah satu atau sekaligus banyak. Stomatitis menyebabkan rasa nyeri sehingga membuat penderitanya merasa tidak nyaman, terutama pada saat mengunyah.

Stomatitis

Stomatitis dapat disebabkan oleh infeksi lokal, penyakit sistemik, pemicu fisik dan kimia, maupun reaksi alergi. Pada beberapa kasus, stomatitis juga dapat terjadi tanpa diketahui sebabnya.

Penyebab Stomatitis

Pada stomatitis herpes, penyebabnya jelas dikarenakan infeksi virus herpes simpleks tipe 1. Sementara itu, pada stomatitis aftosa penyebabnya lebih beragam, di antaranya:

1.      Kondisi mulut yang kering

Dalam keadaan normal, air liur berperan untuk melindungi lapisan mukosa mulut. Pada kondisi mulut kering, penderitanya lebih mudah mengalami stomatitis.

Salah satu hal yang dapat menyebabkan mulut kering adalah kebiasaan bernapas melalui mulut. Selain membuat mulut kering, kebiasaan ini juga menyebabkan timbulnya iritasi di rongga mulut.

2.      Trauma pada rongga mulut

Trauma dapat terjadi akibat benda tajam dalam rongga mulut, seperti kawat gigi, gigi tiruan, maupun retainer. Hal ini menyebabkan terjadinya luka pada rongga mulut. Lidah atau bibir yang tergigit serta permukaan gigi yang tajam juga mampu menyebabkan stomatitis.

3.      Gangguan pada sistem kekebalan tubuh

Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh lemah lebih mudah untuk mengalami stomatitis. Di antaranya pada penderita diabetes melitus, kanker, maupun pengguna obat kortikosteroid jangka panjang.

Adanya penyakit autoimun juga mungkin menjadi penyebab stomatitis. Contohnya pada penyakit lupus, Behcet, dan Crohn.

4.      Kekurangan nutrisi dan gaya hidup

Kekurangan zat besi, vitamin B12, asam folat, dan zinc bisa menimbulkan stomatitis. Selain itu, kebiasaan merokok atau mengunyah tembakau juga mampu menyebabkan iritasi pada rongga mulut sehingga memicu timbulnya stomatitis.

Konsumsi obat-obatan kemoterapi, antibiotik, golongan sulfa, dan antiepilepsi juga berperan menjadi penyebab stomatitis pada beberapa orang. Faktor stres kadang turut menyebabkan timbulnya stomatitis di rongga mulut.

5.      Reaksi alergi

Reaksi alergi atau hipersensitivitas ternyata tidak hanya berupa gatal pada kulit atau bersin-bersin. Hipersensitivitas pada makanan, seperti jeruk, kopi, telur, coklat, kacang, keju, dan stroberi dapat muncul dalam bentuk stomatitis. Hal ini tidak terjadi pada semua orang.

Dengan mengetahui penyebab di atas dan mengatasinya, stomatitis pasti lebih mudah diobati dan dicegah agar tidak terulang kembali.

Bradikardia akibat Serangan Jantung, Bagaimana Penanganannya?

Bradikardia adalah kondisi di mana jantung berdenyut lebih lambat dari seharusnya. Pada kondisi normal, denyut jantung orang dewasa berkisar antara 60-100 kali per menit. Sedangkan pada bradikardia, jantung berdenyut kurang dari 60 kali per menit. Bradikardia dapat disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya akibat serangan jantung.

Bradikardia
Bradikardia

Serangan jantung dan bradikardia

Serangan jantung dapat menyebabkan bradikardia. Jenis bradikardia yang terjadi dapat berupa sinus bradikardia, yaitu jenis bradikardia yang tidak berbahaya dan masih dalam batas normal. Namun, ada pula potensi terjadinya bradikardia yang mengancam nyawa. Gambaran jenis bradikardia yang terjadi dapat dilihat melalui gambaran rekam jantung (EKG).

Bradikardia yang berbahaya membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Jenis penanganannya bergantung pada berat atau ringannya bradikardia yang terjadi.

Penanganan bradikardia pada serangan jantung

Berdasarkan berat atau ringan, serta jenisnya, penanganan bradikardia pada pasien dengan serangan jantung meliputi:

  • Obat-obatan untuk menaikkan denyut jantung, seperti sulfas atropin
  • Pemasangan ring/stent jantung. Pemasangan ring ditujukan untuk membuka pembuluh darah jantung yang tersumbat sehingga dapat mengembalikan aliran darah ke otot jantung yang terganggu. Jika aliran darah ini dapat dibentuk kembali, diharapkan bradikardia yang terjadi juga dapat diatasi.
  • Pemasangan pacu jantung sementara. Alat pacu jantung sementara ini berfungsi untuk mengambil alih kerja sistem listrik jantung yang terganggu. Alat pacu jantung dipasang melalui prosedur invasif minimal. Setelah terpasang, dokter dapat mengatur jumlah denyut jantung  per menit secara otomatis melalui alat tersebut.

Pasien dengan dengan alat pacu jantung sementara akan dipantau dan dievaluasi secara khusus. Gambaran rekam jantung akan diperiksa setiap harinya untuk menilai apakah irama jantung sudah kembali normal atau belum. Jika berhasil kembali normal, maka alat pacu jantung sementara dapat dilepas. Tetapi jika denyut jantung tidak kembali menjadi normal, maka alat pacu jantung sementara dapat diganti dengan alat pacu jantung yang permanen.

Mengenal Penyebab Bronkitis dan Pengobatannya

Apa kamu pernah terkena bronkitis? Kalau pernah, pasti kamu tahu bagaimana rasa sakitnya terutama saat batuk. Bronkitis menyerang saluran batang paru yang menjadi penghubung bagi keluar masuknya udara. Ada beberapa penyebab bronkitis yang perlu kamu ketahui.

Penyebab Bronkitis

Penyebab Bronkitis

Bronkitis terbagi menjadi dua, yaitu bronkitis akut dan kronis. Bronkitis akut disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Sementara, bronkitis kronis disebabkan oleh peradangan di paru-paru dalam waktu yang lama.

Kebanyakan bronkitis disebabkan oleh infeksi virus flu. Dahak merupakan respons tubuh dalam melawan virus. Nah, dahak yang banyak membuat saluran pernapasan jadi sempit sehingga menyebabkan kamu sesak napas.

Gejala Bronkitis

Berikut adalah gejala-gejala bronkitis yang dapat timbul berdasarkan jenisnya:

1.    Bronkitis Akut

Saat kamu terkena bronkitis akut, gejala yang akan kamu rasakan, yaitu nyeri tenggorokan, hidung berair, kelelahan, hidung tersumbat, sakit kepala, demam, dan menggigil. Dahak yang keluar saat batuk pun berwarna kuning atau hijau. Setelah beberapa hari, bronkitis ini biasanya akan membaik meski batuknya belum hilang.

2.    Bronkitis Kronis

Bronkitis kronis termasuk dalam kelompok penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK). Saat kamu terkena bronkitis kronis, gejala yang akan muncul dapat berupa kelelahan, bersin, dada terasa tidak enak, dan napas pendek. Berbeda dengan bronkitis akut, pada kondisi ini kamu akan batuk selama lebih dari 3 minggu.

Bila kamu mengalami gejala bronkitis selama satu minggu, sebaiknya segera periksakan diri kamu ke dokter. Akan lebih baik bila kamu segera mengobatinya sehingga tidak semakin parah.

Mengobati Bronkitis

Dokter mungkin akan memberikan kamu antibiotik, bila bronkitis yang kamu alami belum sembuh juga. Sementara, bila kamu terkena bronkitis kronis maka rehabilitasi paru jadi solusi yang bisa membantu. Terapi ini bisa meningkatkan kapasitas paru-paru kamu sehingga lebih mudah untuk bernapas.

Selama terkena bronkitis, sebaiknya kamu juga menggunakan masker agar tidak ada zat asing lain yang bisa masuk ke dalam saluran pernapasan. Gunakan juga humidifier di rumah, agar udara menjadi hangat sehingga intensitas batuk menjadi berkurang.

Banyak Penyebab Cedera Kepala Berat, Hujan Salah Satunya

Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja. Salah satu risiko kecelakaan lalu lintas bagi pengendara kendaraan bermotor adalah cedera kepala berat. Cedera kepala berat membuat pasien tidak sadar dan mengancam nyawa.

Cedera Kepala Berat
Cedera Kepala Berat

Seseorang dikatakan cedera kepala berat saat kesadaran orang itu turun berdasarkan skor Glasgow Coma Scale. Selain itu, cedera kepala berat juga memiliki beberapa gejala seperti sakit kepala, muntah, amnesia, tidak dapat bicara, hingga kejang.

Sekarang pasti Anda bertanya-tanya, lalu, bagaimana hujan dapat menjadi penyebab cedera kepala berat? Tentu terkena air hujan saja tidak akan membuat Anda mengalami cedera kepala berat. Hujan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan hingga berisiko mengalami cedera kepala berat.

Faktor risiko cedera kepala berat saat kecelakaan

Dalam sebuat riset dari Puslitbang mengenai gambaran kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2014, ditemukan bahwa cedera kepala merupakan penyebab paling banyak meinggalnya pengendara kendaraan yang mengalami kecelakaan.

Selain itu, terdapat 4 faktor yang memengaruhi terjadinya kecelakaan yang terbagi menjadi

  1. Faktor pengemudi

Tiga hal yang berpengaruh dalam faktor pengemudi yaitu melanggar tata tertib, lengah, dan melebihi batas kecepatan.

  • Faktor kendaraan

Pada faktor kendaraan, paling banyak penyebab kecelakaan terjadi akibat tidak berfungsinya lampu kendaraan, kemudi yang kurang baik, dan rem yang tidak berfungsi.

  • Faktor kondisi jalan

Faktor jalan seperti jalan yang rusak atau berlubang, tidak ada rambu jalan, dan tikungan tajam ternyata juga menjadi penyebab kecelakaan.

  • Faktor alam

Selain ketiga faktor di atas, alam pun berperan dalam risiko terjadinya cedera kepala berat akibat kecelakaan. Keadaan hujan merupakan penyebab tersering terjadinya kecelakaan yang dapat berujung dengan cedera kepala berat. Sebanyak 82% kecelakaan terjadi pada saat hujan di tahun 2013.

Namun, tentu saja hujan tidak dapat Anda cegah dan salahkan ketika terjadi kecelakaan hingga cedera kepala berat. Faktor-faktor inilah yang bisa membuat pasien mengalami kecelakaan hingga cedera kepala berat.

Oleh karena itu, mematuhi tata tertib lalu lintas, berhati-hati dalam berkendara dan memohon lindungan dari Yang Maha Kuasa kemana pun Anda pergi penting untuk diperhatikan.

Mengatasi Masalah Haid dengan Asam Traneksamat

Mungkin kamu bingung saat membaca judul artikel ini. Asam traneksamat memang bukan obat yang bisa bebas dibeli di apotek, tetapi harus dengan resep dokter.

Asam Traneksamat
Asam Traneksamat

Apakah kamu atau saudara dan teman perempuanmu yang seringkali ketika datang bulan harus mengganti pembalut hampir setiap jam saking banyaknya darah yang keluar saat haid?

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai menoragia, yaitu keadaan di mana seorang perempuan saat haid mengalami perdarahan yang banyak.

Pada perempuan remaja, wajar mengalami menoragia dalam satu tahun pertama sejak pertama kali mendapat haid.

Namun pada wanita yang berusia lebih tua, menoragia patut diwaspadai karena bisa saja merupakan salah satu gejala dari penyakit rahum seperti polip, fibroid, dan adenomiosis. 

Selain itu, kondisi ini tidak dapat diremehkan begitu saja karena bisa mengakibatkan komplikasi berupa anemia dan kram perut yang sangat berat saat menstruasi.

Gejala menoragia

Oleh karena fakta-fakta di atas, maka wajib bagi kamu untuk mengetahui apakah kamu termasuk salah seorang yang menderita menoragia. Berikut ini adalah ciri-ciri menoragia:

  • Mengganti pembalut setiap jam selama seharian penuh atau lebih
  • Sering mengganti pembalut pada malam hari ketika tidur
  • Sampai harus menggunakan dua pembalut sekali pakai
  • Sering mengalami kram perut sehingga tidak bisa beraktivitas normal
  • Terdapat gumpalan darah besar pada darah haid
  • Sering cepat lelah dan atau sesak
  • Haid berlangsung lebih lama, yaitu lebih dari tujuh hari
  • Terjadi perdarahan walaupun tidak sedang waktunya datang bulan

Asam traneksamat untuk mengatasi menoragia

Nah, bila kamu mengalami ciri-ciri di atas, jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter ya.

Salah satu obat yang biasanya diberikan dokter untuk mengatasi menoragia adalah asam traneksamat.  Berikut adalah beberapa fakta penting tentang asam traneksamat.

  1. Asam traneksamat adalah golongan obat antiperdarahan. Asam traneksamat bekerja dengan menghambat pemecahan bekuan darah sehingga dapat mencegah perdarahan.
  2. Penelitian menunjukkan asam traneksamat efektif untuk menoragia. Asam traneksamat terbukti dapat menurunkan jumlah perdarahan saat haid sebanyak 40-50% per siklus haid.
  3. Asam traneksamat bukanlah hormon, sehingga tidak berefek untuk mengatasi gejala haid lainnya dan tidak menghentikan siklus haid.

Bila kamu mendapat obat asam traneksamat ini dari dokter, jangan lupa untuk menanyakan aturan minumnya ya dan juga yang ga kalah penting kamu harus mematuhi anjuran dokter tersebut.

Apakah Polio Berbahaya? Bagaimana Penularannya?

Anda tentu tak asing lagi dengan penyakit polio. Penyakit menular yang kerap disebut dengan ‘poliomielitis’ ini terkenal bisa mengakibatkan kelumpuhan pada penderitanya. Penyebab penyakit polio sendiri tak lain adalah virus polio, yang mungkin saja berada di sekitar Anda.

Penyakit Polio
Penyakit Polio

Penyakit polio memiliki dua rute transmisi dalam penularan. Pertama, transmisi feses-oral. Kedua,transmisi transmisi oral-oral.

Sesuai dengan namanya, transmisi feses-oral merupakan transmisi atau perpindahan virus yang terjadi ketika ada kontak dari feses ke mulut seseorang. Pasalnya, virus polio banyak ditemukan di saluran-saluran pembuangan kotoran.

Penyebaran virus polio melalui transmisi jenis ini dapat terjadi dalam beberapa peristiwa berikut ini:

  • Jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh virus polio.
  • Berbagi makanan atau saling meminjamkan peralatan makan dan minum dengan penderita polio.
  • Tangan Anda tenyentuh benda atau objek yang telah tercemar oleh virus polio, lalu tangan tersebut tidak sengaja menyentuh mulut.

Sedangkan untuk transmisi oral-oral terjadi jika seseorang terpapar cairan oral dan cairan pernapasan dari penderita penyakit polio. Misalnya, seseorang yang sedang sehat berdiri di dekat penderita polio yang batuk dan bersin sehingga sangat mungkin tertular virus penyakit ini.

Virus polio juga dapat menempel di anggota tubuh orang yang sehat, kemudian penularan terjadi ia menempatkan anggota tubuh yang sudah terpapar virus polio ke mulut dan hidungnya.

Setelah tertular virus polio, penderita biasanya tidak menunjukkan gejala khusus. Hanya saja terdapat tiga jenis polio yang timbul setelah tertular, yaitu nonparalisis, paralisis, dan sindrom post-polio. Ketiganya memiliki gejala masing-masing.

Polio nonparalisis, biasanya berlangsung seminggu hingga sepuluh sejak seseorang tertular. Gejala yang umumnya muncul meliputi flu, muntah-muntah, dan demam.

Beberapa kasus, penyakit polio dapat mengarah pada terjadinya paralisis atau kelumpuhan. Setelah menunjukkan gejala polio nonparalisis, penderita akan memperlihatkan gejala lanjutan. Mulai dari hilangnya refleks otot, nyeri otot yang parah, serta kesulitan dalam menggerakan anggota tubuh.

Ada pula sindrom post-polio, di mana polio akan kembali mendatangi penderitanya walaupun telah dinyatakan sembuh. Biasanya, hal ini terjadi setelah 15-40 tahun. Gejala umum yang bisa dirasakan penderita berupa lemah sendi dan otot yang berkelanjutan, nyeri otot yang semakin parah, kesulitan bernapas dan mengunyah, hingga sulit konsentrasi dan mengingat

Potensi Bahaya Gejala Stroke Ringan Wanita

Stroke… mendengar namanya saja pasti yang terlintas dalam benak kita adalah laki-laki berusia tua yang tiba-tiba berbicara cadel dan lemah pada salah satu sisi tubuhnya.

Gejala Stroke Ringan Wanita

Memang, stroke lebih sering diderita oleh laki-laki, namun bila stroke mengenai wanita akan lebih berbahaya karena komplikasinya lebih tinggi. Mengapa bisa begitu? Mari simak sampai habis.

Mengapa komplikasi gejala stroke ringan pada wanita lebih berbahaya?

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu sehingga menyebabkan otak kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkannya. Akhirnya, karena asupan ini tidak tercukupi, sel otak akan mati.

Gejala stroke sendiri dibagi menjagi 2 macam yaitu stroke ringan (stroke iskemik) dan stroke berat (stroke hemoragik atau perdarahan).

Baik pria maupun wanita, stroke ringan dapat menyebabkan komplikasi serius. Namun wanita cenderung mengalami komplikasi lebih serius bila mengalamai stroke dibandingkan pria. Mengapa?

Jawabannya adalah karena gejala stroke ringan pada wanita tidak khas seperti pada pria.

Gejala stroke ringan pada wanita dapat hanya berupa cegukan dan nyeri dada.    Selain itu gejala stroke ringan pada wanita dapat juga berupa pusing, sakit kepala, dan rasa kebas di sekujur tubuh yang lebih parah pada satu sisi.

Tidak khas banget kan? Ketika seorang wanita mengalami cegukan, nyeri dada, dan sakit kepala, tidak akan terlintas dalam benak mereka bahwa mereka mengalami stroke.

Tidak heran bila seringkali wanita yang mengalami stroke terlambat mendapat penanganan yang tepat karena gejala awal stroke yang tidak khas ini.

Selain itu, wanita banyak yang tidak menyadari apa yang menyebabkan mereka rentan terkena stroke sehingga seringkali tidak mengkonsultasikannya kepada dokter untuk mengurangi faktor resiko tersebut.

Selain penyebab stroke pada umumnya seperti merokok, kencing manis, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi, wanita memiliki tambahan penyebab stroke yang tidak dimiliki pria seperti:

  • Kehamilan
  • Sakit kepala migren
  • Mengkonsumsi pil KB
  • Mendapat terapi hormonal

Oleh karena itu bila kamu termasuk wanita yang memiliki faktor resiko seperti disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter ya apa saja yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan resiko stroke.