Menganal Obat Rambut Rontok Finasteride, Apa Efek Sampingnya?

Finasteride merupakan obat rambut rontok yang termasuk ke dalam golongan obat generik. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi hormon dihidrotestosteron (DHT) di dalam tubuh sehingga mampu memperbaiki pertumbuhan rambut. Anda perlu mengetahui bahwa finesteride hanya meningkatkan pertumbuhan rambut di bagian kepala saja, tidak di area tubuh yang lain. 

Efek samping

Finasteride hanya bisa digunakan dengan resep dokter. Obat berbentuk tablet ini akan memengaruhi perubahan hormon testosteron sehingga berdampak pada pertumbuhan rambut. Seperti jenis obat lainnya, finasteride juga memiliki efek samping setelah dikonsumsi. Berikut ini efek samping finasteride secara umum:

  • Menggigil
  • Muncul keringat dingin
  • Kebingungan
  • Pusing saat bangun dari posisi berbaring atau duduk

Terdapat efek samping lainnya yang cenderung jarang terjadi, diantaranya:

  • Bengkak pada bibir, wajah, tangan, kaki, atau tungkai
  • Payudara membesar dan terasa nyeri
  • Gatal-gatal
  • Kenaikan berat badan dengan cepat, atau bahkan penurunan berat badan
  • Kulit kemerahan
  • Ruam kulit
  • Kesemutan di bagian tangan atau kaki

Selain itu,  berikut ini beberapa efek samping yang tidak banyak disadari mungkin juga bisa terjadi:

  • Keluarnya cairan bening atau beradarah dari puting
  • Lekukan pada payudara
  • Puting masuk ke dalam
  • Pengerasan puting payudara
  • Kemerahan atau bengkak pada payudara
  • Nyeri payudara yang tidak kunjung sembuh

Beberapa efek samping mungkin tidak memerlukan perawatan khusus, namun ada pula efek samping yang membutuhkan penanganan segera. Apabila efek samping terjadi terus menerus, bahkan semakin parah maka Anda perlu waspada. 

Finesteride juga bisa menyebabkan reaksi alergi parah pada sebagian orang. Tanda dan gejala yang mungkin terjadi akibat reaksi alergi finesteride diantaranya kesulitan bernapas dan pembengkakan di tenggorokan atau lidah. 

Dosis

Jumlah dosis disesuaikan dengan petunjuk dokter serta tetap memerhatikan label kemasan untuk informasi selengkapnya. Berikut ini dosis finasteride secara umum:

  • Penderita pembesaran prostat jinak

Dewasa: 5 mg setiap hari selama 6 bulan

Anak-anak: penggunaan tidak direkomendasikan

  • Penderita alopesia androgenik 

Dewasa: 1 mg setiap hari selama 3 bulan

Anak-anak: penggunaan tidak direkomendasikan

Finasteride dikonsumsi oleh laki-laki dengan gangguan pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Beberapa kasus menunjukkan laki-laki yang mengalami kebotakan dini juga mengalami BPH. Bisanya penderita mengalami kesulitan buang air kecil, alira urin menurun, serta sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil. 

Selain mengatasi kerontokan, finesteride juga membantu mengurangi ukuran prostat dan memperbaiki gejalanya. 

Begitu pula dengan gangguan alopesia androgenik yang menyebabkan kerontokan rambut, baik pada laki-laki maupun perempuan. Anak-anak juga tidak boleh menggunakan finasteride.

Finesteride tidak akan menyembuhkan rambut rontok, tapi akan menyebabkan rambut tumbuh di kulit kepala Anda. Pertumbuhan rambut ini hanya akan bertahan selama obat dikonsumsi dan akan hilang setelah 1 tahun konsumsi obat dihentikan. 

Bagaimana efeknya terhadap ibu hamil?

Perempuan hamil dan sedang merencanakan kehamilan tidak boleh menyentuh finasteride yang pecah atau hancur. Hal ini disebabkan karena finasteride mampu diserap melalui kulit dan menyebabkan cacat lahir pada bayi laki-laki. Apabila sudah terlanjur melakukan kontak dengan obat ini, segera cuci tangan dengan sabun dan air. Perhatikan, menyentuh obat yang pecah atau hancur saja tidak diperbolehkan, apalagi mengonsumsinya. 

Finesteride dikategorikan golongan X. Artinya, telah dilakukan penelitian pada hewan dan manusia, atau ada bukti risiko ke janin berdasarkan pengalaman orang yang telah mengonsumsinya, atau mungkin juga kedua hal tersebut sama-sama telah terjadi.

Tanda Seseorang Memiliki Kecerdasan Sosial Tinggi, Termasukkah Anda?

Pernahkah Anda melihat seseorang yang tampak sangat mudah berinteraksi dan membangun hubungan yang hangat dengan oran lain? Jika iya, mungkin orang itu memiliki kecerdasan sosial yang tinggi. 

Kesuksesan dan kebahagiaan seseorang dipengaruhi oleh kemampuan interaksi sosialnya. Memahami cara orang yang cerdas secara sosial dapat membantu Anda mengasah kemampuan sosial. 

Berikut ini beberapa tanda seseorang dengan kecerdasan sosial yang tinggi.

  1. Berhati-hati dalam berbicara

Penyampaian ide atau pesan harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari salah tafsir, dan orang dengan kecerdasan sosial yang tinggi sangat memahami hal tersebut. 

Di sisi lain mereka siap secara mental untuk menghadapi kemarahan dan perbedaan pendapat yang diberikan orang lain, dan mereka mampu untuk mengatasinya tanpa merasa terganggu. Mereka juga mengambil keuntungan dari perbedaan pendapat yang timbul dengan mengambil pelajaran dari hal tersebut. 

  1. Tidak menghakimi orang lain

Orang dengan kecerdasan sosial menganggap semua orang memiliki sisi baik dan buruknya masing-masing. Pendapat yang diberikan seseorang tidak cukup menjadi tolak ukur untuk menilai orang tersebut. 

Mereka tidak melihat orang dari bagaimana mereka seharusnya bertindak, namun dari nilai asli orang tersebut. 

  1. Tidak membuang waktu untuk berdebat dengan orang lain

Ada garis tipis antara berdiskusi dan berdebat, dan orang yang cerdas secara sosial tidak akan membuang waktu untuk berdebat. 

Perdebatan seringkali dijadikan sebagai ajang validasi persepsi atau prinsip yang dianut. Perdebatan akan menguras energi emosional dan cenderung berujung pada pertengkaran. 

  1. Pendengar yang baik

Pendengar yang baik tahu kapan waktu yang tepat untuk menanggapi atau hanya difungsikan sebagai tempat bercerita. Mereka memahami isi cerita dan suasana hati lawan bicara. Mereka juga akan fokus mendengar cerita dan tidak membagi perhatiannya ke hal lain.

Tidak semua orang bisa menjadi pendengar yang baik, dan orang dengan kecerdasan sosial yang tinggi memiliki kemampuan tersebut. 

  1. Menerima kritik yang diberikan

Setiap ide atau prinsip memiliki dua sisi yaitu pro dan kontra. Hal itu juga tak terlepas dari kritik. 

Menghadapi kritik baik yang membangun atau tidak akan menjadi sulit bagi beberapa orang, namun tidak bagi orang yang cerdas secara sosial. Mereka paham bahwa kritik adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang, meski tidak disampaikan dengan cara yang baik. 

  1. Tidak menggunakan pernyataan mutlak

Pernyataan yang mutlak dapat memicu pertengkaran, karena tak semua hal memiliki batas benar dan salah dengan jelas. Orang dengan kecerdasan sosial menyadari bahwa mereka bisa salah sehingga tidak menggunakan pernyataan mutlak kecuali jika diperlukan.

  1. Tidak segan meminta maaf jika salah

Seseorang dengan kecerdasan sosial yang tinggi tak ragu mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas hal tersebut. Mereka menganggap tidak ada gunanya membuang waktu untuk berdebat dan lari dari tanggung jawab. 

Mereka juga menerima permintaan maaf dengan baik jika hal itu baik dan benar dilakukan. Namun mereka juga paham menerima permintaan maaf tidak berarti membiarkan diri sendiri untuk terluka kembali. 

  1. Dapat mengamati dan menafsirkan perilaku nonverbal seseorang

Keadaan emosional dan mental seseorang lebih banyak ditampakkan melalui perilaku nonverbal seperti gerak tubuh, postur, dan ekspresi, dibandingkan melalui kata-kata. Hal tersebut terkait dengan kemampuan empati, dan seseorang yang cerdas sosial menguasai sikap empati dengan baik. 

Dengan mengetahui ciri-ciri seseorang yang cerdas secara sosial dapat membantu Anda mengasah kemampuan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kecerdasan sosial Anda. 

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait masalah sosial, bisa ditanyakan langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store. 

Manfaat Lobster Bagi Ibu Hamil, Apa yang Harus Diperhatikan?

Lobster menjadi salah satu bahan pangan yang paling sering dipertanyakan keamanannya bagi ibu hamil. Pada dasarnya, keamanan lobster tergantung pada beberapa hal, seperti cara pengolahan dan sumber lobster tersebut. Di samping itu, ternyata terdapat manfaat lobster bagi ibu hamil karena mengandung asam lemak omega-3. 

Manfaat lobster saat hamil 

Makanan laut merupakan sumber omega 3 paling tinggi. Dalam 85 g lobster jenis wild spiny, diperkirakan mengandung omega 3 sebanyak 200-500 mg. Sedangkan, jenis lobster pada umumnya mengandungung 200 mg. Akan tetapi, kandungan omega-3 pada lobster ini masih lebih rendah dibandingkan ikan laut dan kerang. 

Asam lemak omega-3 dibutuhkan selama kehamilan dalam pembentukan dan perkembangan otak, serta penglihatan janin. Selain itu, omega-3 juga berperan dalam menentukan lamanya kehamilan dan mencegah depresi pada trimester akhir kehamilan. Berdasarkan Permenkes No. 28 tahun 2019, angka kecukupan omega-3 bagi ibu hamil yaitu sekitar 1,4 g.

Omega-3 termasuk jenis asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga hanya diperoleh dari makanan.  

Apakah lobster mengandung tinggi merkuri?

Ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi bahan pangan yang mengandung tinggi merkuri. Lobster tergolong mengandung merkuri dalam level sedang. Meskipun demikian, lobster tidak dianjurkan dikonsumsi dalam jumlah banyak.  

Food and Drug Administration menyebutkan bahwa bahan pangan dianggap memiliki kadar merkuri rendah jika mengandung merkuri di bawah 0,1 ppm. Jenis spiny lobster mengandung sekitar 0,09 ppm, sedangkan lobster Amerika Utara memiliki rata-rata sekitar 0,1 ppm. Apabila Anda mengonsumsi bagain capit atau sebagian potongannya saja maka kandungan merkuri yang masuk tubuh pub juga berkurang. 

Anda perlu mengetahui akanan laut tinggi merkuri, seperti ikan hiu, ikan todak atau swordfish, king makerel, dan tilefish. Lobster harus diolah dampai matang untuk mencegah kontaminasi patogen.  

Cara pengolahan lobster

Untuk meminimalisir penyakit yang ditularkan melalui makanan, belilah lobster hidup yang masih segar dengan ciri-ciri berikut ini:

  • Capit, kaki, dan ekornya masih bergerak ketika diangkat
  • Cakar tidak boleh lemas. Anda bisa memastikannya dengan cara memegang cangkang bagian atas, mengangkatnya, dan pastikan cakar terangkat ke atas kepala
  • Cangkang kuat dan tidak lembek

Selain alasan kesehatan, lobster hidup yang masih segar juga memiliki rasa terbaik. Lobster yang mati dapat berubah menjadi lembek dalam waktu 1 jam karena mengalami kerusakan enzimatik. 

Namun, Anda tidak perlu khawatir, lobster dapat dipertahankan kesegarannya meskipun telah mati dengan cara menyimpannya di lemari es dengan suhu di bawah 4 derajat celsius.Selain itu, Anda juga disarankan mengambil daging lobster paling terakhir setelah semua daftar belanja terambil dengan tujuan meminimalisir kontak lobster dengan suhu yang lebih hangat. Apabila telah berbau amis, sebaiknya tinggalkan lobster dan tidak usah dibeli. Segera simpan ke lemari es setelah sampai rumah. 

Sebaiknya cairkan terlebih dahulu lobster beku yang baru dikeluarkan dari freezer ketika hendak memasaknya. Anda bisa meletakkannya di bagian refrigerator dengan suhu yang lebih tinggi, hindari mencairkan di meja atau wastafel karena berisiko terkontaminasi. 

Lobster diolah dengan suhu 63 derajat celsius. Anda bisa memastikannya menggunakan termometer.  Apabila kurang dari itu, bakteri penyebab penyakit dikhawatirkan masih hidup sehingga berbahaya bagi ibu hamil. Masak lobster hingga cangkangya berwarna oranye matang dan dagingnya berwarna putih susu. 

Tanda-tanda Gagal Ginjal Stadium Akhir, Apa yang Harus Dilakukan?

Gagal ginjal stadium akhir atau stadium lima merupakan tahap akhir dari penyakit gagal ginjal kronis. Kondisi ginjal terus menurun hingga ginjal tidak dapat berfungsi lagi. Untuk bisa bertahan, biasanya penderita gagal ginjal stadium akhir harus melakukan dialisis secara rutin atau transplantasi ginjal. 

Tanda-tanda gagal ginjal stadium akhir

Secara klinis, gagal ginjal stradium 5 terjadi apabila Glomerulo Filtration Rate (GFR) kurang 15 mL/min/1,73 meter persegi. GFR menunjukkan kemampuan ginjal dalam menyaring sisa metabolisme tubuh. Berikut ini tanda-tanda gagal ginjal tadium akhir secara umum:

  • Volume urin berkurang, atau bahkan tidak buang air kecil lagi
  • Kelelahan
  • Lemas dan tidak nyaman
  • Sakit kepala
  • Penurunan berat badan kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Kulit gatal dan kering
  • Nyeri tulang
  • Mudah bingung dan sulit konsentrasi

Sementara, tanda-tanda lain yang lebih spesifik antara lain:

  • Mudah terluka
  • Sering mimisan
  • Mati rasa di kaki dan tangan
  • Bau mulut
  • Sering haus
  • Sering cegukan
  • Tidak mengalami menstruasi
  • Gangguan tidur
  • Libido rendah atau impoten
  • Edema, khususnya di kaki dan tangan

Penanganan yang bisa dilakukan

Selain dialisis dan transplantasi ginjal, kondisi pasien mungkin bisa sedikit membaik dengan cara mengubah gaya hidup dan melakukan pengobatan, seperti berikut ini:

  • Dialisis

Terdapat 2 jenis dialisis yang dapat dilakukan, yaitu hemodialisis dan dialisis peritoneal. Hemodialisis menggunakan alat khusus untuk menyaring darah pasien dan berfungsi sama seperti ginjal. Selanjutnya darah menjadi bersih kembali. Penanganan ini biasanya dilakukan 3 kali dalam seminggu selama 3-4 jam dalam satu kali dialisis. 

Dialisis peritonial atau sering disebut CAPD dilakukan dengan cara memasukkan cairan dialisat ke rongga perut melalui kateter. Kelebihan dialisis peritoneal yaitu bisa dilakukan di rumah dengan orang yang telah diberi pelatihan sebelumnya. Proses ini sering dilakukan malam hari saat pasien tidur. 

  • Transplantasi ginjal

Cara ini dilakukan dengan mengangkat ginjal telah mengalami keruskan, kemudian menggantinya dengan ginjal donor. Salah satu syarat ginjal donor yaitu harus dalam keadaan baik dan sehat sehingga seringkali pendonor masih hidup dan memiliki fungsi ginjal normal. Pendonor mampu bertahan dengan satu ginjal lainnya.

Berdasarkan National Kidney Foundation, lebih dari 17.000 transplantasi ginjal dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 2014. Artinya, banyak orang yang menderita kerusakan ginjal. 

  • Obat-obatan

Penderita diabetes dan hipertensi berisiko mengalami gagal ginjal sehingga secepat mungkin harus diberikan pengobatan. Selain itu, vaksin juga bisa mencegah komplikasi gagal ginjal stadium akhir. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, vaksin hepatitis B dan vaksin pneumonia mampu memberikan hasil positif , terutama sebelum dilakukan perawatan dialisis. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengobatan terbaik. 

  • Mengubah gaya hidup

Penumpukan cairan menyebabkan kenaikan berat badan dengan cepat sehingga pemantauan berat badan penderita menjadi sangat penting. Pasien juga perlu menambah asupan kalori dan mengurangi asupan protein. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban kerja ginjal. 

Pasien disarankan untuk menjalani diet rendah natrium, kalium, dan elektrolit lainnya yang dibuthkan tubuh disertai dengan pembatasan cairan yang akan dikonsumsi. Makanan yang mengandung banyak natrium dan kalium sebaiknya dihindari, seperti pisang, tomat, jeruk, cokelat, kacang-kacangan, bayam, dan alpukat.

Mengonsusmi suplemen kalsium, vitamin C, vitamin D, dan zat besi mampu membantu fungsi ginjal dan mudah menyerap kandungan gizi esensial. Dalam beberapa kasus, gagal ginjal stadium akhir tidak bisa dicegah. Oleh karena itu, sebaiknya gula darah dan tekanan darah pasien terus dipantau secara rutin. Apabila muncul tanda-tanda gagal ginjal stadium akhir, maka segera hubungi dokter. 

Pentingnya Mengetahui Penyebab Gangguan Jiwa dan Cara Mencegahnya

Gangguan jiwa merupakan kondisi kesehatan yang bermasalah sehingga berpengaruh pada cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi dengan orang lain maupun diri sendiri secara signifikan. Gangguan jiwa atau gangguan mental biasanya dialami oleh kelompok usia remaja hingga dewasa. Untuk penyebab gangguan jiwa serta cara mencegahnya akan dibahas lebih lanjut seperti berikut ini. 

Penyebab gangguan jiwa 

Trauma terhadap suatu peristiwa dapat memicu terjadinya gangguan jiwa pada seseorang. Selain itu, gangguan fungsi otak pun juga bisa menjadi penyebab gangguan jiwa. Pada dasarnya penyebab gangguan jiwa secara tepat belum ditemukan. Akan tetapi, menurut riset, gangguan jiwa dapat dialami seseorang akibat kombinasi beberapa faktor sekaligus mencakup faktor lingkungan sosial, faktor biologis, dan faktor psikologis. Beberapa kondisi tertentu juga membuat risiko mengalami gangguan jiwa meningkat. Faktor risiko tersebut mencakup:

  • Cedera otak traumatis
  • Penyalahgunaan obat-obatan termasuk narkoba atau alkohol 
  • Janin terpapar bahan kimia beracun atau virus
  • Genetika keluarga 
  • Ketidakseimbangan kimiawi di otak 
  • Traumatis masa lalu 
  • Mengalami kekerasan 
  • Memiliki penyakit kronis
  • Sering menyendiri dan tidak punya teman 

Cara mencegah mengalami gangguan jiwa

Meski gangguan jiwa dipengaruhi faktor genetik, namun Anda tetap dapat melakukan beberapa usaha untuk mencegahnya. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah mengalami gangguan jiwa. 

  1. Meluangkan waktu untuk diri sendiri

Lelah secara mental mungkin terjadi dan dapat memicu stres. Ketika Anda terlalu penat dan sibuk, maka pikiran pun butuh istirahat. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk diri Anda sendiri. Lakukan hobi Anda meski hanya sebentar di sela-sela kesibukan. Hal tersebut dapat membantu Anda untuk kembali rileks serta bersemangat. 

  1. Menjaga kesehatan tubuh fisik

Kesehatan jiwa dan kesehatan fisik tubuh saling berhubungan. Untuk mencegah mengalami gangguan jiwa, salah satu yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kesehatan fisik. Pastikan Anda mengonsumsi makanan bernutrisi, olahraga secara teratur, serta tidur berkualitas setiap harinya. Saat tubuh sehat, maka kemungkinan seseorang merasa bahagia pun akan meningkat. 

  1. Memahami tentang manajemen stres

Semua orang pasti akan mengalami stres. Akan tetapi, tidak semua orang bisa melakukan manajemen stres. Salah satu kunci agar dapat hidup dengan tenang dan nyaman adalah memahami tentang manajemen stres. Pahami bahwa memiliki rasa stres merupakan hal yang lumrah, akan tetapi, Anda tidak perlu terseret arusnya hingga merasa depresi. Untuk membantu mengatasi stres yang dialami, Anda dapat melakukan aktivitas tertentu seperti meditasi atau yoga sehingga jiwa merasa lebih tenang. 

  1. Meminta bantuan orang lain

Meski terdengar sepele, meminta bantuan orang lain memang terkadang diperlukan. Kapasitas manusia memang terbatas dan tidak ada salahnya Anda meminta bantuan orang lain ketika memang sudah sangat lelah atau penat. Hal itu berguna untuk mencegah Anda mengalami gangguan jiwa akibat tekanan yang dialami. 

Berbagai gangguan jiwa yang sering dialami 

Gangguan jiwa sendiri terbagi menjadi banyak jenis. Berikut ini akan dipaparkan beberapa gangguan jiwa yang cukup sering dialami oleh masyarakat. 

  • Gangguan kepribadian seperti narsistik, antisosial, dan obsesif kompulsif. 
  • Gangguan obsesif kompulsif (OCD).
  • Gangguan stres pascatrauma (PTSD).
  • Gangguan suasana hati seperti depresi, bipolar, dan gangguan siklotimik. 
  • Gangguan kecemasan seperti fobia dan panik. 
  • Gangguan psikotik seperti skizofrenia. 
  • Gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia nervosa. 

Orang yang mengalami gangguan jiwa perlu ditangani secara serius seperti pada orang yang mengalami sakit secara fisik. Sebab jika tidak ditangani, kondisi gangguan jiwa dapat menghambat seseorang dalam menjalani kehidupan kesehariannya. Umumnya, dokter akan meresepkan obat berupa obat antipsikotik dan obat antiansietas tergantung pada jenis gangguan jiwa yang dialami oleh seseorang. Selain itu, terapi psikologis mungkin juga disarankan untuk beberapa jenis gangguan jiwa tertentu. Untuk informasi lebih lanjut mengenai gangguan jiwa Anda dapat berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi SehatQ. Konsultasi dapat Anda lakukan secara online. 

Manfaat Disiplin di Tempat Kerja Antarkan Menuju Kesuksesan

Disiplin adalah bentuk dari kemandirian dan pengendalian diri yang baik. Menjadi pribadi yang disiplin di tempat kerja akan sangat membantu Anda berkembang ke arah yang lebih positif. Disiplin juga salah satu faktor penentu kesuksesan seseorang.

Artikel berikut akan membahas manfaat disiplin dan cara menerapkannya di tempat kerja.

Manfaat disiplin dan pentingnya dalam dunia kerja

Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang dengan keterampilan disiplin yang tinggi tidak mudah terganggu. Mereka dapat mempertahankan fokus pada tugas meskipun ada prioritas atau hal lain yang membutuhkan perhatian mereka. 

Pemimpin dengan keterampilan tersebut juga tak hanya menunjukkan kualitas terhadap pekerjaan, namun mereka dapat memotivasi karyawannya dengan memberikan teladan yang baik. 

Berikut ini manfaat disiplin di tempat kerja:

  • Menghindari dari tindakan gegabah dan impulsif
  • Bertanggung jawab atas janji yang telah dibuat dengan orang lain
  • Membantu membuat pilihan yang bijak dan sehat
  • Cenderung tekun dan terhindar dari kebiasaan prokrastinasi atau menunda-nunda pekerjaan
  • Konsisten menyelesaikan tugas yang telah dimulai
  • Mampu bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri, misalnya mengisi waktu luang dengan berolahraga atau bermeditasi, dan membatasi makan makanan yang tidak sehat
  • Mudah berhenti dari kebiasaan buruk
  • Menumbuhkan kepercayaan diri dan harga diri yang tinggi

Mulai menerapkan self-dicipline di tempat kerja

Memulai untuk disiplin dan mempertahankannya membutuhkan banyak usaha dan waktu. Namun mengingat manfaat disiplin yang sangat besar, sangat disayangkan bila Anda tidak menerapkannya. 

Sebelum mulai melatih disiplin, Anda bisa mulai dengan memikirkan keseimbangan antara pencapaian kerja dan waktu istirahat yang Anda gunakan setiap harinya. Anda juga bisa menilai seberapa besar Anda melibatkan diri dalam pekerjaan dan apakah Anda merasa kesulitan untuk mengatur waktu?

Berikut ini beberapa tips untuk mengembangkan keterampilan disiplin di tempat kerja:

  1. Ingat motivasi Anda bekerja

Ciptakan rencana dalam jangka panjang dan tentukan tujuan Anda. Tak masalah untuk bermimpi tinggi namun tetap harus dalam batas realistis dan bisa Anda capai. Dengan begini Anda akan lebih mudah mengarahkan perhatian Anda untuk mencapai tujuan tersebut. 

  1. Kerja keras dengan waktu istirahat yang selaras

Menjadi disiplin butuh energi, dan menerapkan keterampilan ini terus menerus akan membuat Anda lelah. Maka dari itu Anda juga perlu mengistirahatkan diri untuk memupuk energi dan dapat mengembalikan fokus yang hilang. 

Manfaatkan waktu istirahat secara maksimal dengan cara menjauhkan diri dari komputer dan meja kerja. Anda bisa berjalan-jalan di luar kantor untuk menghirup napas segar. 

Latihan meditasi juga cara yang bagus untuk meningkatkan fokus dan kontrol diri sepanjang hari.

  1. Menjadwalkan tugas di waktu yang tepat

Perhatikan tugas apa sayang yang menguras tenaga Anda, dan pertimbangkan untuk menyelesaikannya di waktu yang tepat. Misalnya, tugas yang berat diselesaikan di pagi hari dimana energi Anda berada di tingkat optimal. 

  1. Singkirkan hal yang dapat mengganggu

Orang yang sudah terbiasa disiplin mungkin sulit terpengaruh dengan hal yang bisa mengganggu fokus. Jika Anda baru pertama kali memulai self-dicipline, sangat disarankan untuk menyingkirkan hal yang bisa mengganggu pekerjaan Anda. 

Misalnya, mematikan notifikasi handphone atau menaruhnya di laci meja dapat mempertahankan fokus Anda.

Catatan

Manfaat disiplin sebenarnya tidak hanya terlihat dalam lingkup pekerjaan, tapi juga kehidupan sehari-hari. Jika diperhatikan, disiplin akan membuat Anda lebih profesional, berkompeten, dan menjadi lebih dihargai.

Bila Anda merasa kesulitan untuk mengembangkan kontrol diri dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, Anda bisa menanyakannya kepada konselor atau psikolog secara gratis di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Apa Duck Syndrome Bisa Disembuhkan?

Pernahkah Anda mendengar istilah “duck syndrome”? Ya, duck syndrome dapat dimengerti sebagai sebuah kondisi kesehatan mental yang menggambarkan seseorang mencoba terlihat baik-baik, padahal dia dalam keadaan yang sebaliknya. Mudahnya, penderita duck syndrome seperti mengenakan topeng untuk menutupi keburukannya. Lantas, apa kondisi ini bisa disembuhkan?

Jawabannya, bisa. Namun, perawatan yang dapat dilakukan untuk duck syndrome “hanya” meringankan kondisi yang menyebabkan atau memperburuk depresi, kecemasan, atau penyakit mental lainnya yang terkait. Aspek lain dari prosedur mengatasi duck syndrome mungkin termasuk terapi suportif, seperti gaya hidup dan perubahan perilaku, psikoterapi, dan mungkin pengobatan untuk gejala emosional sedang hingga berat. 

Berikut penjelasan lebih lanjut dari berbagai macam prosedur pengobatan duck syndrome:

  • Psikoterapi

Psikoterapi adalah sejenis konseling kesehatan mental yang memerlukan kerja sama dengan terapis terlatih untuk mencari cara memecahkan masalah dan mengatasi depresi. Prosedur ini dikatakan bisa menjadi intervensi yang sangat efektif, bahkan menghasilkan perubahan biokimia positif di otak. 

Dua jenis psikoterapi utama, yakni psikoterapi interpersonal (IPT) dan terapi perilaku kognitif (CBT), biasanya digunakan untuk mengobati depresi, kecemasan, dan kondisi kesehatan mental lainnya, dan oleh karena itu kemungkinan besar merupakan intervensi yang efektif untuk mengatasi duck syndrome.

Terapi interpersonal (IPT): Bentuk psikoterapi ini bertujuan untuk meredakan gejala depresi atau kecemasan yang terkait dengan duck syndrome dengan membantu penderita mengembangkan keterampilan yang lebih efektif untuk mengatasi emosi dan hubungan mereka. IPT menggunakan dua strategi untuk mencapai tujuan tersebut:

  • Membimbing penderita mengenali sifat gejala emosional mereka: Terapis akan meyakinkan penderita bahwa stres adalah fenomena umum dan kebanyakan orang cenderung membaik dengan pengobatan.
  • Mendefinisikan masalah (seperti kepercayaan diri yang rendah atau masalah hubungan): Setelah masalah didefinisikan, terapis dapat membantu individu menetapkan tujuan yang realistis untuk memecahkan masalah dan bekerja dengannya menggunakan teknik pengobatan yang berbeda.

Terapi perilaku kognitif (CBT): Pendekatan psikoterapi ini dapat membantu mengurangi depresi atau kecemasan yang sering muncul dalam kondisi duck syndrome. Metode ini membantu penderita duck syndrome mengubah cara berpikirnya tentang masalah tertentu. Dalam CBT, terapis menggunakan tiga teknik untuk mencapai tujuan tersebut.

  • Komponen didaktik: Teknik ini membantu membangun ekspektasi positif untuk pengobatan dan mendorong investasi orang tersebut dalam proses pengobatan.
  • Komponen kognitif: Teknik ini mendorong pemahaman pikiran dan asumsi yang berperan dalam perilaku individu, terutama yang dapat mempengaruhi penderitanya menjadi depresi, cemas, atau stres.
  • Komponen perilaku: Teknik ini menggunakan teknik modifikasi perilaku untuk mengajarkan penderita sindrom bebek lebih sehat, cara yang lebih efektif untuk mengatasi masalah.

Secara umum, pengobatan duck syndrome dengan metode psikoterapi ini membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, karena tujuannya adalah mengurangi gejala depresi atau kecemasan. Psikoterapi yang lebih intensif mungkin diperlukan lebih lama saat menangani gejala kesehatan mental lain yang sangat parah.

  • Pengobatan Medis (Obat-obatan)

Masalah duck syndrome juga dapat diatasi dengan pemberian kelompok obat antidepresan atau anti-kegelisahan. Obat-obatan yang paling umum digunakan adalah selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Obat SSRI ini bekerja dengan memengaruhi kadar serotonin di otak. Obat-obatan ini menjadi populer karena memiliki tingkat keefektifan dan keamanan yang tinggi ketimbang kelompok obat lain.

Akan tetapi, jika penderita duck syndrome tak “mempan” diberi obat-obatan SSRI, dokter kemungkinan akan meresepkan obat-obatan lain, seperti: Bupropion (Wellbutrin), Venlafaxine (Effexor), Duloxetine (Cymbalta), atau Desvenlafaxine (Pristiq). 

Tidak jarang juga dokter memberikan obat antidepresan yang sudah tidak populer karena sudah banyak ditinggalkan karena satu dan lain hal. Yang termasuk dalam kelompok obat ini antara lain: Amitriptyline (Elavil), Imipramine (Tofranil), atau Maprotiline (Ludiomil). Kelompok obat ini butuh pengawasan dan pemantauan dari dokter. Pasalnya, jenis-jenis obat tersebut lebih rentan menimbulkan efek samping daripada obat-obatan yang dijelaskan sebelumnya.

Dua prosedur itulah yang dapat diupayakan oleh medis untuk mengatasai duck syndrome. Namun, seseorang dapat terhindar dari kondisi ini jika mereka mau mensyukuri semua yang terjadi di dalam hidupnya. Karena seperti yang dikatakan orang bijak, bersyukur adalah kunci utama dari kebahagiaan.

Ketahui Gejala Patah Tulang Tangan Serta Penanganan yang Tepat

Kondisi patah tulang tangan bisa berdampak pada menurunnya kemampuan seseorang yang membutuhkan bantuan tangan. Beberapa penurunan fungsi tersebut meliputi menulis, mengendarai kendaraan, makan, bahkan mengancingkan baju. Patah tulang tangan umumnya terjadi pada area metakarpal terutama pada tulang telapak yang menopang jari kelingking. Saat mengalami patah tulang tangan, Anda akan merasakan nyeri hebat. 

Penyebab patah tulang tangan 

Patah tulang bisa terjadi karena beberapa sebab seperti berikut ini. 

  1. Kecelakaan saat berkendara

Kecelakaan ketika berkendara, baik menggunakan motor atau mobil, bisa dialami siapa saja. Salah satu risiko yang dimunculkan akibat kecelakaan saat berkendara ini termasuk patah tulang, bukan hanya di bagian tangan namun seluruh tubuh tergantung tingkat keparahan kecelakaan yang terjadi. 

  1. Cedera olahraga

Banyak cabang olahraga yang berisiko menyebabkan patah tulang tangan. Beberapa olahraga yang mungkin membuat cedera terutama patah tulang tangan yaitu senam lantai, bela diri, tinju, serta sepak bola. 

  1. Kecelakaan kerja

Kecelakaan kerja juga bisa menjadi penyebab terjadinya patah tulang tangan. Hal ini sangat mungkin terjadi terutama jika pekerjaan berada di sektor alat berat atau pertanian. 

  1. Jatuh

Saat Anda terjatuh, hal itu bisa saja menyebabkan terjadinya patah tulang tangan. Kemungkinan semakin besar terutama jika posisi jatuh yang dialami menggunakan tangan sebagai penopang tubuh. 

Gejala patah tulang tangan 

Beberapa gejala patah tulang tangan muncul dan dapat dijadikan indikasi awal. Berikut gejala umum tersebut. 

  • Terdengar suara retakan 
  • Kesulitan menggerakkan jari
  • Terasa nyeri yang parah dan memburuk saat tangan digerakkan
  • Jari terasa kaku hingga mati rasa
  • Pembengkakan di area patah dan sekitarnya 
  • Lembek saat disentuh
  • Memar dan adanya kelainan bentuk seperti bengkok

Penanganan patah tulang tangan 

Berikut ini merupakan tahapan penanganan patah tulang yang sebaiknya Anda pahami. Dengan begitu, Anda akan mengurangi risiko semakin parahnya kondisi akibat tidak paham cara menangani patah tulang. 

  1. Penanganan mandiri dan darurat

Saat patah tulang tamgan terjadi, tentu membutuhkan waktu hingga sampai ke rumah sakit dan bisa ditangani oleh dokter. Oleh karena itu, diperlukan penanganan darurat sebagai langkah awal guna mencegah patah tulang tangan semakin parah. Langkah penanganan yang perlu dilakukan yaitu membatasi gerakan dengan menggunakan bantalan atau penyangga kemudian kompres es pada tangan yang cedera selama 20 menit untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri. Apabila nyeri semakin tak tertahankan, konsumsilah obat pereda nyeri. Jika terjadi pendarahan, Anda perlu menekan luka menggunakan kain bersih. 

  1. Penanganan tanpa operasi

Setelah berada di rumah sakit, maka penanganan lebih lanjut akan dilakukan. Meski demikian, penyembuhan patah tulang tangan tanpa operasi bisa diusahakan dengan pemberian obat pereda nyeri, reduksi tertutup, hingga imobilisasi. 

  1. Penanganan dengan operasi

Operasi patah tulang tangan bisa dilakukan untuk mengatasi beberapa kondisi khusus seperti patahan tulang yang masuk ke persendian, cedera tulang sehingga terjadi kerusakan (pada ligamen, saraf, atau pembuluh darah), potongan tulang bergerak setelah gips atau splint, dan faktur terbuka (patahan tulang tangan menonjol keluar dari kulit). Pencegahan bisa dilakukan agar Anda tidak mengalami patah tulang tangan. Salah satunya yaitu dengan mencegah cedera dengan lebih berhati-hati. Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan kekuatan tulang dengan mengonsumsi makanan tinggi kasium dan vitamin D, menghentikan kebiasan merokok, dan olahraga secara rutin. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter tentang patah tulang tangan serta berbagai kondisi medis lainnya secara online  melalui aplikasi SehatQ.

Cendo Mycetine, Antibiotik Untuk Apa?

Cendo Mycetine adalah obat berbentuk salep untuk mengatasi blefaritis atau radang kelopak mata. Obat ini mengandung chloramphenicol dan polymixin B yang merupakan antibiotik. 

Kelopak mata Anda adalah lipatan kulit yang menutupi mata Anda dan melindunginya dari kotoran dan cedera. Kelopak mata Anda juga memiliki bulu mata dengan folikel rambut pendek melengkung di tepi kelopak mata.  

Folikel tersebut mengandung kelenjar minyak. Kelenjar minyak ini terkadang bisa tersumbat atau teriritasi, yang bisa memicu kelainan kelopak mata tertentu. Salah satu gangguan ini dikenal sebagai radang kelopak mata, atau blepharitis. Terdapat dua jenis peradangan kelopak mata, yaity:

  1. Peradangan mata anterior terjadi di bagian luar mata tempat bulu mata Anda berada. Ketombe pada alis Anda dan reaksi alergi pada mata Anda dapat menyebabkan radang kelopak mata anterior.
  2. Peradangan kelopak mata posterior terjadi di tepi bagian dalam kelopak mata yang paling dekat dengan mata Anda. Kelenjar minyak yang tidak berfungsi di belakang folikel bulu mata Anda biasanya menyebabkan bentuk peradangan ini.

Dokter Anda atau dokter mata dapat mendiagnosis peradangan kelopak mata.  Dalam beberapa kasus, pemeriksaan fisik pada mata Anda sudah cukup untuk mendiagnosis kondisi tersebut.

Antibiotik dapat secara efektif mengobati infeksi kelopak mata. Dokter Anda biasanya akan meresepkan obat antibiotik dalam bentuk salep, seperti Cendo Mycetine.  

Jika Anda tidak mengalami infeksi, dokter Anda mungkin meresepkan steroid, tetes mata, atau salep untuk mengurangi peradangan. Dokter Anda mungkin juga meresepkan tetes mata pelumas untuk menghentikan iritasi yang disebabkan oleh mata kering.

Penggunaan obat Cendo Mycetine harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter. Pada umumnya, Anda akan diminta untuk mengoleskan salep pada bagian yang sakit setiap 3 jam.

Jika kondisi Anda tidak membaik atau makin memburuk setelah pemakaian Cendo Mycetine, segera hubungi dokter Anda.

Efek Samping Atau Reaksi Alergi Cotrimoxazole

Cotrimoxazole adalah kombinasi dari dua antibiotik berbeda yang disebut sulfamethoxazole dan trimethoprim, yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri tertentu.  

Seperti antibiotik pada umumnya, cotrimoxazole hanya bekerja melawan beberapa jenis bakteri. Artinya, obat oni hanya cocok untuk mengobati beberapa jenis infeksi. Cotrimoxazole dapat digunakan untuk mengobati atau mencegah:

  • Infeksi paru-paru (pneumonia atau PJP) yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Pneumocystis jirovecii.
  • Infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Toxoplasma (toksoplasmosis).

Cotrimoxazole dapat digunakan untuk mengobati:

  • Infeksi kandung kemih atau saluran kemih (infeksi air)
  • Infeksi saluran pernafasan seperti bronkitis
  • Infeksi telinga seperti otitis media
  • Infeksi yang disebut nocardiosis yang dapat mempengaruhi paru-paru, kulit dan otak.

Cotrimoxazole bentuk tablet umumnya diindikasikan pada anak-anak (> 12 sampai <18 tahun) dan dewasa (> 18 tahun). Anda harus mengkonsumsi cotrimoxazole dengan makanan atau minuman. Hal ini akan membuat Anda tidak merasa mual atau diare.

Meski lebih baik mengkonsumsinya dengan makanan, Anda tetap bisa meminumnya dengan perut kosong. Anda juga disarankan untuk minum banyak cairan seperti air saat Anda menggunakan cotrimoxazole.

Jika Anda menggunakan cotrimoxazole lebih dari yang seharusnya, bicarakan dengan dokter Anda atau segera pergi ke rumah sakit. Jika Anda telah mengkonsumsi terlalu banyak cotrimoxazole, Anda dapat:

  • Merasa sakit atau sakit
  • Merasa pusing atau bingung.

Jika Anda lupa minum dosis harian Anda, ambillah segera setelah Anda mengingatnya. Jangan mengambil dosis ganda untuk mengganti dosis yang terlupakan.

Seperti semua obat, cotrimoxazole dapat menyebabkan efek samping, meskipun tidak semua orang mendapatkannya. Anda mungkin mengalami efek samping berikut dengan obat ini:

  • Kadar kalium yang tinggi dalam darah Anda, yang dapat menyebabkan detak jantung tidak normal (palpitasi).
  • Infeksi jamur yang disebut sariawan atau kandidiasis yang dapat mempengaruhi mulut atau vagina Anda.
  • Sakit kepala
  • Merasa sakit (mual)
  • Diare
  • Ruam kulit

Jika Anda mengalami reaksi alergi, Anda harus segera mendapatkan pertolongan medis. Reaksi alergi antara lain:

  • Kesulitan dalam bernafas
  • Pingsan
  • Wajah bengkak
  • Pembengkakan mulut, lidah atau tenggorokan yang mungkin berwarna merah dan nyeri dan / atau menyebabkan kesulitan menelan
  • Nyeri dada
  • Bercak merah di kulit

Jika Anda mengalami efek samping atau reaksi alergi, segera berkonsultasi dengan dokter Anda. 

Katakan kepada dokter atau apoteker Anda jika Anda sedang mengkonsumsi, baru saja mengkonsumsi atau mungkin mengkonsumsi obat lain. Hal ini karena cotrimoxazole dapat mempengaruhi cara kerja beberapa obat dan beberapa obat lain juga dapat mempengaruhi cara kerja cotrimoxazole.