Kalsium sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi sehingga makanan yang mengandung kalsium tidak boleh ketinggalan dalam menu makan sehari-hari. Kebutuhan kalsium tergantung dari usia.

Untuk anak-anak berusia 1 hingga 3 tahun, kebutuhannya dalah 500 mg per hari. Sedangkan anak-anak berusia 4 sampai 8 tahun membutuhkan asupan kalsium hingga 800 mg tiap hari.
Para remaja membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1300 mg per hari, orang dewasa di bawah usia 50 tahun disarankan mengonsumsi 1000 mg kalsium tiap hari dan mereka yang berusia di atas 50 tahun sebaiknya mendapat asupan 1200 mg kalsium tiap harinya.
Kekurangan asupan kalsium bisa mengakibatkan gangguan kesehatan dan tulang yang rapuh. Anak-anak yang kekurangan asupan kalsium selama masa pertumbuhan kemungkinan tidak bisa memenuhi potensi pertumbuhan badannya.
Sementara orang dewasa yang kekurangan kalsium akan mengalami berkurangnya massa tulang hingga bisa terkena osteoporosis.
Tubuh tidak bisa memproduksi kalsium sehingga mineral satu ini mesti didapat dari makanan yang mengandung kalsium. Jenis-jenis makanan dengan kandungan kalsium adalah;
- Produk susu: susu, yogurt dan keju
- Sayuran berwarna hijau gelap: kale, kangkung, bayam, brokoli
- Ikan dengan tulang lunak yang bisa dimakan: sardine, salmon kalengan, teri
- Makanan dan minuman yang difortifikasi dengan kalsium: produk soya, sereal, roti gandum, sari buah dan sebagainya.
Untuk menyerap kalsium, tubuh membutuhkan bantuan vitamin D. Hanya sedikit jenis makanan yang mengandung vitamin D secara alami, tetapi asupan vitamin D bisa didapat dari makanan dan minuman yang difortifikasi serta dari sinar matahari pagi.
Jika tak yakin akan kecukupan kalsium, tersedia suplemen kalsium. Tetapi hati-hati, konsumsi kalsium lebih dari jumlah yang direkomendasikan per hari belum tentu hasilnya baik dan tidak akan memberikan perlindungan ekstra bagi tulang.
Mengonsumsi makanan dan minuman yang difortifikasi kalsium sekaligus mengonsumsi suplemen kalsium bisa berakibat terlalu banyak asupan kalsium tanpa disadari. Beberapa riset menemukan bahwa konsumsi suplemen kalsium lebih dari 1200 mg per hari malah meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Diduga, konsumsi terlalu banyak kalsium tanpa dibarengi asupan vitamin D yang cukup untuk membantu penyerapan malah membuat kelebihan kalsium mengendap sebagai plak di pembuluh darah. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya memang mencukupi kebutuhan kalsium dari makanan yang mengandung kalsium karena jenis kalsium alami tersebut lebih mudah diserap dan digunakan tubuh.







