Ekspresi wajah seseorang merupakan bentuk komunikasi nonverbal, yang makna tiap ekspresinya dapat beragam. Tidak seperti komunikasi verbal yang dapat dibohongi atau ditutup-tutupi, ekspresi wajah sulit bahkan tidak mungkin dikontrol oleh seseorang.

Makna dari ekspresi wajah seseorang dapat dinilai secara kasat mata, seperti respons ketika terkejut atau kegembiraan. Di samping dua contoh ekspresi tersebut, ternyata terdapat makna tersembunyi dari bentuk ekspresi wajah lainnya. Bagaimanakah sebenarnya ekspresi wajah seseorang harus dimaknai? Simak artikel berikut untuk penjelasannya!
Berapa jenis ekspresi wajah manusia?
Para psikolog sepakat bahwa ekspresi manusia secara umum dibagi menjadi dua jenis:
- Ekspresi makro
Ekspresi makro ini umumnya tergambar secara jelas yang memiliki makna apa adanya. Seseorang menampilkan ekspresi makro selama 0,5 hingga 4 detik. Ekspresi ini biasanya ditampilkan seseorang ketika ia sedang menyendiri, berkumpul dengan keluarga atau teman, maupun dengan orang-orang yang ia percayai.
- Ekspresi mikro
Ekspresi mikro ini ditampilkan dalam durasi yang sangat cepat, hanya berkisar setengah detik dan sulit untuk diamati. Ekspresi ini biasanya menjadi pertanda bahwa ada perasaan atau emosi tertentu yang disembunyikan oleh orang yang bersangkutan.
Membaca ekspresi mikro dilakukan ketika seseorang ingin membongkar rahasia atau kebohongan dari orang lain. Di samping itu, mengamati ekspresi mikro seharusnya membuat kita lebih berempati terhadap kondisi emosional seseorang.
Membaca ekspresi wajah dari mulut
Mulut memang lebih sering digunakan untuk berbicara. Namun, ia juga memiliki peran penting dalam memberikan ekspresi wajah tertentu, seperti tersenyum atau mengekspresikan perasaan sinis, bahkan menyembunyikan kesedihan.
Di bawah ini terdapat beberapa ekspresi lain dari mulut beserta penjelasannya:
- bibir berkerut atau mengencang, merupakan tanda perasaan tidak suka, tidak setuju, atau tidak percaya terhadap sesuatu.
- Menggigit bibir, merupakan tanda bahwa seseorang sedang gelisah, cemas, atau bahkan stres.
- Menutup mulut dengan tangan, dapat menandakan bahwa mereka sedang menyembunyikan ekspresi wajah yang penuh emosi, seperti tersenyum sinis.
- Bibir mengangkat atau menurun, ketika sudut bibir atas terangkat, dapat menjadi tanda bahwa seseorang sedang bahagia atau merasa optimis akan suatu hal. Sementara itu, jika sudut bibir menurut, maka ia kemungkinan merasa sedih, tidak setuju, atau bahkan jijik.








